RSS

Rizki Allah Luas

Rizki Allah Sangat Luas

Dalam suasana krisis multi dimensi, permasalahan pokok yang melanda bangsa Indonesia adalah semakin minimnya lapangan pekerjaan. Pengangguran bertambah pesat dari waktu ke waktu tanpa bisa dibendung, baik pengangguran intelektual, pengangguran karena kehilangan pekerjaan, pengangguran biasa, sampai pengangguran yang dialami masyarakat terpencil.

Ada beberapa sebab timbulnya pengangguran seperti situasi politik dan ekonomi yang tidak stabil, korupsi merajalela, mutu pendidikan yang rendah; menciptakan para sarjana yang tidak mampu memahami realitas, tidak kreatif, dan mudah menyerah, dominasi orang-orang tertentu dalam dunia usaha, rendahnya etos kerja masyarakat, dan pandangan sempit tentang pekerjaan yang harus dijalani.

Langkah awal untuk mengatasi berbagai permasalahan ini adalah perlunya memiliki pemahaman yang utuh bahwa lapangan pekerjaan sebenarnya sangat banyak, beraneka ragam di berbagai tempat di segala penjuru Indonesia. Maksudnya adalah masyarakat Indonesia ketika gagal di suatu tempat bisa berupaya ditempat yang lain, atau dalam kata lain dia melakukan hijrah. Tidak boleh hanya terfokus pada satu tempat atau satu jenis pekerjaan saja. Ini untuk membuktikan bahwa rizki Allah memang benar-benar luas.

Hijrah yang dimaksud yakni berupaya pindah dari suatu tempat yang tidak produktif ke tempat yang produktif agar bisa mendapatkan pekerjaan, tak peduli jenis pekerjaan yang akan ditekuni asal halal. Manusia yang dikarunia berbagai kelebihan harus mampu menghasilkan kreativitas; mencari peluang, memanfaatkan sebaik mungkin, dan memanfaatkan kelebihan diri.

Sebagai ilustrasi para pengangguran intelektual tidak mesti memfokuskan diri untuk mendapatkan pekerjaan di kota besar atau mendapatkan pekerjaan di perusahaan. Mereka bisa memanfaatkan pengetahuan yang dimiliki untuk membangun atau bekerja di desanya. Seorang sarjana pertanian tidak malu untuk bertani, seorang sarjana manajemen tidak malu untuk berdagang, seorang arsitektur tidak malu menjadi tukang bangunan, seorang ahli mesin tidak malu membuka usaha bengkel, seorang ahli listrik tidak malu menjadi tukang listrik, seorang ahli elektronik tidak malu membuka usaha perbaikan elektro.

Langkah kedua adalah memiliki presepsi baru tentang pekerjaan. Artinya kita tidak lagi berpikiran untuk mencari pekerjaan, karena pekerjaan mencari bersifat pasif  dan menunggu adanya lowongan pekerjaan, sehingga ketika krisis melanda tanpa kunjung akhir, para pengangguran semakin menumpuk di negeri ini. Kita dituntut memiliki persepsi baru bahwa kitalah yang harus menciptakan lapangan pekerjaan baru di lingkungan masing-masing, baik yang ada di kota maupun yang ada di desa. Dalam menciptakan lapangan pekerjaan disesuaikan dengan kemampuan yang kita miliki, sumber daya yang ada, modal dan keadaan setempat.

Menciptakan lapangan pekerjaan pasti melewati jalan yang berliku-liku, terjal, tantangan, kesulitan yang tidak ringan untuk dihadapi. Sebagai seorang muslim yang kuat kita harus mampu menghadapi semua itu dan menjadikannya sebagai motivasi untuk bekerja secara optimal, terutama tantangan dari dalam diri berupa sikap gengsi dan malas, tantangan dari luar yang berupa ejekan, dan minimnya hasil yang diperoleh. Percayalah bahwa semua akan menjadi mudah setelah kita lalui dalam kurun waktu tertentu.

Ketiga; menekuni pekerjaan secara sungguh-sungguh, melakukan evaluasi dalam kurun waktu tertentu dan menyesuaikan pengeluaran dengan pendapatan. Pekerjaan yanag ditekuni pasti akan mengalami peningkatan tidak mungkin statis apalagi berkurang. Cuman kadang-kadang kita kurang ulet dalam bekerja sehingga hasil yang diperoleh kurang maksimal.

Untuk menekuni pekerjaan perlu diciptakan kecintaan terhadapnya. Mencintai sebuah pekerjaan membutuhkan bermacam-macam trik, cara, variasi agar kebosanan bisa dihindari. Kalau bisa, pekerjaan dijadikan sebagai hobi yang disenangi, tidak ada hobi yang tidak disenangi. Di antara cara-cara yang ditempuh adalah memacu suasana yang kompetitif, melakukan yang terbaik pada pekerjaan, mencari hiburan saat bekerja (seperti membaca buku cerita, kolom, puisi saat dagangannya sepi), dan menikmati pekerjaan.

Pada akhirnya kita harus memiliki komitmen yang sama bahwa manusia merupakan makhluk yang sempurna dibanding makhluk lainnya. Kita tidak seharusnya menyerah pada keadaan. Dunia ini luas, rezki Allah juga luas, maka kita harus memanfaatkan hal ini secara optimal.

Keterangan di atas sesuai firman Allah: Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan , Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. (Q.S Al-Israa’:70)

 

9 responses to “Rizki Allah Luas

  1. Musyobihan

    Oktober 26, 2010 at 4:09 pm

    Assalamualikum

    Setelah membaca tulisan Saudaraku saya tertarik ingin mengikuti apa yang telah dilakukan oleh Saudaraku selama ini. kapan kuliah dibuka kembali dan mohon diberitahuan lewat email ini.

    Terima kasih atas tolongnya

    Musyobihan

     
  2. Rifal

    Juni 2, 2011 at 4:26 pm

    assalamualikum Wr Wb

    iya nih kapan di buka kembali KULIAH ALTERNATIF ONLINE (KAO).
    kalau di buka kirim iya formulir gratisnya.
    hhe
    sebelumnya makasih

     
  3. Yudhi Hermansyah

    September 13, 2011 at 7:56 pm

    Sy m’rs trtarik sekali, o y skrng sdh tu2p pa blm?

     
  4. rizki

    September 15, 2011 at 1:56 pm

    Assalamualaukum,

    kabar gembira untuk sya, sya tertarik dgn program pendidikan ini, mhon krim form. pendaftaran ke e mail sya

     
  5. Ekoy Yuli

    Oktober 1, 2011 at 11:04 pm

    kpn di bukanya

     
  6. Aguz Surya

    Februari 7, 2012 at 2:48 pm

    masih di buka apa sudah di tutup?

     
    • Penulis Sam

      Februari 13, 2012 at 9:08 am

      masih, silahkan daftar

       
  7. Kicky MAYELI

    Oktober 24, 2012 at 8:22 am

    Saya tertarik bidang Bisnis,
    saya berusia 36 th,Lulusan stm,Pernah menjadi Assisten manager Book store,Pekerjaan saat ini Driver di Kedutaaan Perancis sejak 3,5 tahun lalu.
    Pergaulan:banyak dengan Retailer,Property agen,dan tentunya Ekonom Perancis(Bos saya).
    Mungkin ada saran dari anda untuk saya?

     
    • Penulis Sam

      November 7, 2012 at 8:41 am

      sudah saya balas ke email anda

       

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: