RSS

Hikmah Zakat Fitrah dan Harta

01 Sep

Kadang sebagian umat Islam mengeluh, kenapa harus ada zakat harta? (untuk zakat fitrah, ngapai mengeluh, sebab hanya 2,5 Kg). Marilah kita pahami hikmah zakat Fitrah dan Harta.

Pertama; Zakat fitrah barang kebutuhan pokok, untuk di Indonesia sebagian besar beras, ditujukan untuk mensucikan makanan pokok yang kita makan setiap hari. Sebab terkadang dalam memperolehnya sedikit berbaur dengan barang “Subhat” atau antara halal dan haram, meski kita merasa halal. Alangkah nikmatnya, jika kebutuhan pokok kita disucikan. Bukankankah orang yang paling berbahagia adalah orang yang mensucikan diri?

Kedua; sudah bayar pajak, zakat fitrah, zakat harta lagi? Harta dan kekayaan merupakan sesuatu yang halal dicari, malah umat Islam dituntut berusaha untuk kaya agar mandiri dan beribadah dengan tenang atau khusyu’. Sadarkah kita harta yang dikumpulkan, kadang-kadang disadari atau tidak diperoleh dengan berbohong dan mendfzalimi orang lain walau secara tidak sengaja. Dengan zakat harta, maka hal-hal yang tidak disengaja dan terjadi begitu saja saat berbisnis, insya Allah dimaafkan Allah. Di samping itu, umat Islam dapat berharap agar dengan zakat harta, maka seluruh harta yang dimiliki menjadi halal dan penuh barokah, sehingg saat menikmatinya bersama keluarga penuh rasa tentram dan tenang.

Ketiga; inilah cara Islam membuat system keadilan ekonomi yang berbeda dengan system Kapitalis dan Sosialis yang jelas-jelas melawan fitrah manusia. Hasil pengumpulan zakat diberikan pada orang-orang yang membutuhkan, fakir miskin, muallaf (orang baru masuk Islam agar bertambah yakin), pejuang fi sabilillah (relawan guru dalam pendidikan gratis, pejuang di ranah sosial dan guru ngaji), pengelola zakat (hati-hati nanti menjadi senjata makan tuan), yatim piatu. Setiap orang merasakan bahagia pada hari raya Idul Fitri karena mendapatkan harta untuk kebutuhan hidupnya.

Keempat; Islam juga sangat menganjurkan sedekah agar kebaikan itu tidak hanya dilakukan pada bulan Romadhan, tapi 11 bulan lainnya setiap orang dapat menyumbang atau membantu orang lain atau pembangunan tempat ibadah. Dalam hal ini, saya ingin memberikan catatan agar sumbangan sebaiknya diberikan pada orang yang membutuhkan dari pada bentuk bangunan. Sebab masjid atau Mushollah di Indonesia sangat banyak, tapi belum dimanfaatkan dengan optimal untuk mencerdasakan dan memberdayakan umat Islam.

Kelima; Zakat fitrah, zakat harta dan sedekah justru menjadi rahasia sukses pengusaha-pengusaha muslim yang kaya, sebab hal itu membuat harta yang dimiliki semakin banyak dan berlimpah. Tidak ada ceritanya orang jatuh miskin karena rajin sedekah. Maka, jika Anda ingin kaya dan sukses, rajinlah sedekah mulai detik ini juga.

Keenam; dengan zakat dan sedekah keharmonisan hubungan sosial tercipta. Tidak ada kecemburuan sosial dari pihak si miskin terhadap si kaya, semuanya hidup dengan harmonis. Bukankah untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat degan menciptakan hidup yang harmonis dalam keluarga, lingkungan masyarakat dan bernegara.

* Penulis Buku Berniaga Dengan Iman, Kiat-Kiat Agamis Menjadi Saudagar Sukses Novel; Bidadari Posmodern, buku “BELAJAR OTODIDAK SAMPAI MATI, Pembelajaran Seumur Hidup Sebagai Kebutuhan Mendesak Saat Ini!” (belum terbit) yang merupakan edisi revisi dari buku “Mau Kuliah Alternatif? BELAJAR OTODIDAK, Dong!” 2007, Ka Tulis Tiwa Press Jakarta, yang bisa Anda beli langsung pada penulis, hubungi (08176956688) Segera terbit Learning For Living (LFL); 3 LANGKAH SEDERHANA MENUJU KESUKSESAN. Kini menjadi Trainer Pelatihan Learning For Living untuk Pelajar, Mahasiswa dan Umum tentang Belajar Otodidak, Wira Usaha Islam dan Mukmin Sejati. Blog ; www. sampenulis.wordpress.com,Email; sam_penulis@yahoo.com, otodidaktor@yahoo.co.id

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 1, 2008 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: