RSS

Entrepreuneur/Wira Usaha


 

 

Kesimpulan Buku:

Be a Smart And Good

ENTREPRENEUR

Ir. Hendro, M.M. & Chandra W.W., M.Com

 

  1. Menjadi Entrepreneur Sebagai Pilihan Bijaksana

Menurut Peggy A. Lambing & Charles R. Kuehl dalam buku Entrepreneurship (1999) Kewirausahaan adalah upaya yang kreatif untuk membangun Value dari belum ada menjadi ada dan dinikmati banyak orang.

Mitos-mitos yang salah tentang Entrepreneur;

  1. Entrepreneur sukses karena guratan nasib/jalan hidup atau taqdir, padahal taqdir itu diketahui setelah kejadian.
  2. Entrepreneur bersifat keturunan
  3. Menjadi Entrepreneur setelah ada peluang yang bagus
  4. Entrepreneur yang sukses karena memiliki modal yang besar
  5. Menjadi Entrepreneur karena bakat dan tidak bisa dipelajari

5 Alasan tidak ingin menjadi Entrepreneur;

  1. Tidak mempunyai pengalaman
  2. Tidak mempunyai modal
  3. Tidak mempunyai keberanian untuk memutuskan
  4. Tidak ada orang yang menuntun Anda
  5. Takut keluar dari zona nyaman

5 Alasan Penghalang menjadi Entrepreneur;

  1. Rasa ketakukatan yang lebih besar dari kemampuan
  2. Tidak mempunyai rasa percaya diri dan keyakinan akan diri sendiri
  3. Bingung dan tidak tahu harus berbuat apa atau memulai dari mana
  4. Malas mencoba
  5. Tidak mempunyai modal (bukan hanya uang)
  6. Selalu menunggu datangnya peluang emas –peluang diciptakan bukan ditunggu

Cara mengatasinya dengan DINAMIT

D ecision; hanya ada satu alternatif untuk mengubah nasib Anda yaitu

I mpian dan imajinasi. Tentukan cita-cita Anda untuk menjadi Entrepreneur

N aluri Anda perlu diasah dengan

A mbisi dan arah yang jelas, kemudian siapkan

M ental dan motivasilah diri Anda untuk mulai mengumpulkan

I nisiatif. Berinisiatif membuka penghalang, ada yang berada di balik tirai pasti lebih baik

T otalitas; time-frame dan target realistis. Cintailah pekerjaan Anda secara total.

Tiga faktor  kegagalan;

  1. Diciptakan diri sendiri (bersumber dari pikiran dan persepsi yang salah)
  2. Dipaksa gagal oleh pihak lain, misal dijegal, ditabrak, diserang, dihabisi atau dimatikan
  3. Dipaksa gagal oleh alam (taqdir); musibah atau bencana alam.

Tidak ada kata gagal, melainkan;

  1. Kehilangan langkah selanjutnya
  2. Bukan jalan yang harus dilalui (mundur dengan melihat sisi berbeda)
  3. Persiapan kita mengantisipasi resiko tidak sebanding dengan yang terjadi
  4. Itu adalah rintangan atau ujian
  5. Kehabisan nafas/modal, istirahatlah sejenak, bertahan dulu sambil mempersiapkan yang lebih baik.

Cara mendapatkan peluang:

  1. Melihat segala sesuatu dengan teori ketidaksempurnaan
  2. Gunakan inspirasi bahwa peluang ialah
  3. Merebut pasar dari pesaing
  4. Menggantikan posisi yang ada dari pesaing
  5. Mengisi kekosongan dari celah persaingan
  6. Melengkapi ketidaksempurnaan pasar
  7. Menghancurkan market leader
  8. Lihat beberapa peluang alternatif dari diri sendiri, lalu buatlah daftar peluang
  9. Pilihlah peluang yang paling berpotensi dari berbagai sudut pandang
  10. Pasanglah peluang pertama sebagai peluang emas
  11. Buatlah coretan di atas kertas ukuran besar di atas karton
  12. Tambahlah kata-kata yang memotivasi Anda sendiri seperti visi dan motto
  13. Mulailah mengambil keputusan yang smart dengan konsep risk manager
  14. Jangan takut mencoba dan teruslah mencoba
  15. Ciptakan kesuksesan-kesuksesan kecil terlebih dahulu untuk meningkatkan rasa percaya diri, teruslah bertahan dan berkreasi.

THE KEY OF ENTREPRENEUR SHIP;

  1. Bagian pemutar (pengkungkit) Laverage Key, yaitu
  2. Great Decision
  3. Lingkaran peluang emas (golden opportunity),
  • Aku, Bisnis dan Pasar –benang merah bisnis Anda
  • Segitiga teori kreativitas (Teori kesempurnaan, The Basic of creative Thinking, Inspirasi dan intuisi)
  • Peluang itu dari kata Peluang
  • Riset dan Trial
  1. Bagian Batang (Tubuh) Kunci –the body key
  2. Bagian sambungan (translation); membentuk Business Team Skill, The Briliant strategy to enter the market, defining your Business system.
  3. Bagian batang (transitional); Quality Concept, 8-S; the key success of Business is a good managerial skill, 10 c; how to create on operational excellence, Financial Aspect; cash flow and investment strategy.
  4. Bagian Anak Kuncy – The Primary Key;
  5. Marketting concept
  6. How to promote your Business
  7. Selling skill is an embryo of Entrepreneurial skill

Tahapan penting dalam THE KEY OF ENTREPRENEURSHIP;

  1. Memutuskan (decision)
  2. Memulai (start)
  3. Membangun (build) sebuah bisnis
  4. Memasarkan (promote)
  5. Mewujudkan (operate and realized) apa yang Anda jual ke konsumen

Empat generasi evolusi yang pernah terjadi;

  1. Evolusi diri terhadap kelaparan
  2. Evolusi diri terhadap penyakit
  3. Evolusi diri terhadap peperangan dan kekuasaan
  4. Generasi sekarang, evolusi diri terhadap masa depan

Enrepreneurial Skill dikelilingi; HRD, Manajeman keuangan & strategi, Manajeman kualitas total (ISO), Logika matematika dan filsafat bisnis (kreativitas), informasi & teknologi, Marketting & Selling Concept.

 

  1. Memulai Usaha Guna Menjadi Entreprenuer yang Sukses

Ciri-Ciri seorang Entrepreneur

  1. Pandai mengelola ketakutannya
  2. Mempunyai iris mata yang berbeda dengan yang lain; pola pandang berbeda dari orang lain yang memicu kreativitas dan inovasi
  3. Pemasar sejati atau penjual yang ulung
  4. Melawan arus dan menyukai tantangan baru
  5. High determinitation (mempunyai keteguhan hati yang tinggi),
  6. Tidak menerima apa yang ada di depannya dan selalu mencari yang terbaik

Ciri-Ciri Khusus seorang Entrepreneur  yang sukses

  1. Mempunyai mimpi yang realistis dan tinggi
  2. Memiliki 4 karakter dasar kekuatan emosional yang saling mendukung untuk sukses; determinasi, ulet, struggle (pantang menyerah) dan keberanian (mampu menaklukkan ketakutannya).
  3. Menyukai tantangan dan tidak puas dengan apa yang didapat (High Achiever)
  4. Mempunyai ambisi dan motivasi yang kuat (motivator)
  5. Memiliki keyakinan yang kuat akan kemampuannya bahwa dia bisa (power of mind)
  6. Seorang yang visioner dan mempunyai daya kreativitas yang tinggi
  7. Risk manager, not just risk taker
  8. Memiliki strong emotional attachment (kekuatan emosional)
  9. Seorang problem solver
  10. Mampu menjual dan memasarkan produknya (seller)
  11. Ia mudah bosan dan sulit diatur
  12. Seorang creator ulung

BE A SMART AND GOOD ENTREPRENEUR

S trategic thinker and strong emotional attachment

M otivator yang handal bagi diri sendiri dan self leader

A mbisius “high achiever” (tidak mengenal kata biasa saja dan puas begitu saja)

R isk Manager not just risk taker

Totalitas

Modal dalam memulai usaha;

  1. Pengalaman Anda
  2. Knowledge (pengetahuan Anda)
  3. Skill (keahlian; kebiasaan + pengetahuan)
  4. Keberanian
  5. Konsep bisnis Anda
  6. Nertworking Anda (jaringan relasi)
  7. Spritual Support (gairah dan semangat)
  8. Kreativitas dan inovasi
  9. Equality (uang/asset)
  10. Keberuntungan yang diupayakan dengan TIME (Timing; perkiraan perubahan prilaku/kebutuhan, Intuition; visi dan analisis, Momentum menangkap peluang, Effort; terus bekerja keras tanpa mengenal kata menyerah) di samping pasrah pada Tuhan.

Tips memulai usaha;

  1. Persiapan blue print strategi setelah melakukan riset
  2. Tentukan nama dan logo perusahaan
  3. Persiapkan dokumen-dokumen dari awal;
  4. Alamat bisnis dan perusahaan
  5. Membuat domisili (silaturrahmi dengan lingkungan)
  6. Menentukan modal minimal
  7. Pergi ke Notaris untuk pengurusan Akte, TDP, SIUP atau pendaftaran kehakiman dan lembar Negara
  8. Setelah dokumen selesai, dilanjutkan persiapan infrastruktur;
  • perektrutan SDM
  • Lay out kantor
  • Peralatan kantor
  • Kendaraan operasional
  • Dokumen-dokumen operasional (DO, invoice, Faktur, PO, cap/stempel, kop surat, amplop dll)
  1. Pemilihan tempat yang strategis
  2. Melakukan berbagai strategi untuk bertahan dan berkembang

 

III. Master Plan Bisnis Seorang Entreprenuer

Format Business Plan:

  1. Lembaran perkenalan; nama dan alamat bisnis, dalam bidang apa bisnis Anda bergerak, apa keinginan spesifik di bidang keuangan, dan hal-hal lain yang diharapkan
  2. Executive summary; harus clear, exciting, efectife

Biasanya 1 halaman; latar belakang rencana bisnis, ringkasan singkat rencana bisnis (Pemasaran, Industri, Persaingan, Produksi dan Keungan)

  1. The produck; tentukan apakah produck based/tangible produck (produk n produksi) atau Service produck/intangible produck (menjual skill, knowledge dll). Juga dua jenis penggolongan produk; High involvement produck (proses keputusan membeli membutuhkan waktu lama, rumit, butuh banyak informasi, dll) dan Low involvement produck (kebalikannya).
  2. Uraikan produk utama atau jasa dari bisnis Anda dan tujuan penawaran
  3. Berilah nama yang berorientasi strategy (nama, kemasan, warna, pelengkap penunjang, kelengkapan, petunjuk penggunaan/tidak harus lengkap tapi inspiratif)
  4. Terangkan mengapa orang memilih produk Anda bukan orang lain
  5. Status proteksi produk; HAKI, Merk, Copyright, trademark dan industrial design
  6. Feature, ciri-ciri produk dan  benefit (manfaat) contoh; permen ini warnanya merah (feature/ciri) menarik dan segar (benefit) dibuat dari Silitol/gula buatan (feature/ciri), sehingga tidak meningkatkan kadar gula dalam darah (benefit)
  7. The Business, uraian Anda mengandung;
  8. Name of the business
  9. Business form (bentuk bisnis) or stuktur (struktur organisasi)
  10. Key people; owner (shareholder), partner, investor, employe, professional advisor
  11. Place or office “where business will operate?”(area)
  12. Location of business
  13. Contack number (mailing address), telephone or fax number
  14. Business place will be registered or incorporated?
  15. Date of business start up?
  16. Business license number, date, and place issued: NPWP, domisili, PKP, TDP, SIUP, KADIN (izin), DEPERINDAG, lembaran negara dan pendaftaran ke Kehakiman
  17. Business identity or design: logo, brand name, business card
  18. The Industry, biasanya berisi;
  19. Industry profile; kiat-kiat berapa total penjualannya, dan type of business (huge, big, small, tiny)
  20. Industry trends; technology trend, politic, economy, social, culture, behavior, change driver
  21. Key success and failure faktor  in this industry
  22. Entry barriers; easy or difficult? What is it?
  23. Exit barriers; easy or difficult? What is it?
  24. How this new business will compete in the industry?
  25. Special thing that makes this new business competitive and able to succeed in the industry (competitive edge or advantage)
  26. Business sector; agriculture, foresty, and fishing. Construction, manufacturing, mining, retail and cunsumers, services, transportation and storage, whole sale, distribution, agen, brokerage etc
  27. Business Goals
  28. Visi bisnis and dream
  29. Misi bisnis (tujuan, cara mewujudkan dan mencapai mimpi)
  30. Tujuan bisnis Anda dalam 15 tahun; Spesific, Measurable, Achievible, Reasonable, Time frame.
  31. Quality Policy (kebijakan mutu)
  32. Sasaran mutu bisnis
  33. Budaya mutu (bila ingin)
  34. Strategy jangka panjang (5-10 tahun)
  35. Strategy jangka pendek (1-5 tahun)
  36. Program-program dalam 1 tahun
  37. Rencana dan aksinya (Action Plan)
  38. Marketting Plan

Tentukan strategi pembeda (differentiation) dari 3 aspek kualitas bisnis Anda;

  1. Company, apa yang membedakan bisnis Anda dengan pesaing
  2. Produck, apa yang membedakan produk-produk Anda dengan pesaing
  3. Personil, apa yang membedakan personel-personel Anda dengan pesaing

Ada 3 aspek pemasaran yang sangat penting;

  1. Market share; Segmen pasar Anda apa dan siapa? Mana yang dibidik secara khusus? Penempatan bisnis dan produk.
  2. Heart Share; Apa strategi relationship Anda? Bagaimana membuat orang lain senang berhubungan dengan orang lain.
  3. Mind share, bagaimana strategi brand Anda? Wujudkan dalam proses  bisnis lalu dalam pelayanannya.

Cara menemukan “marketing strategy” adalah 6 P; Produck, Price, People, Promotion, Place, Profit.

Buatlah ringkasan di atas dengan membuat “marketing plan”;

  1. Market area
  2. Market share
  3. Industry 5 C; Company, Competitor analisis and Mapping, customers profile, condition, character and composition.
  4. Marketing strategy; Differentiation strategy. Segmentation, targeting, positioning. Branding, process, and service strategy, marketing communication, marketing mix (6P), marketing process and activities.
  5. Service and guarantee
  6. Activity and process
  7. Pricing
  8. Financial Plan yang berisi;
  9. Siapa-siapa calon pemasok dan dimana material didapat atau dibeli
  10. Tentukan modal investasi
  • Investasi untuk mendirikan perusahaan; dokumen/perizinan, persiapan, gedung/ prasarana, insfrastruktur dll.
  • Investasi untuk menjalankan usaha (1-6 bulan); cash flow, gaji, listrik dan telepon, alat tulis kantor, promosi dll.
  • Investasi untuk menumbuhkan usaha; untuk meningkatkan laba usaha, pangsa pasar, memperkuat merk, dan melakukan ekspansi.
  1. Marketing communication how to promote your produck?
  2. Advertising; display advertisement in newspaper, Display advertisement in trade journals, magazine, In radio, Yellow pages, Billboard, Flyer, Television, Multimedia dll
  3. Personal Selling; sales force, direck sales, word of mouth, news letter, email
  4. Sales promo; diskon, promo, hadiah, undian, sample
  5. Publicity
  6. Sponsorship, seminar
  7. Point of purchase

Jangan coba suatu bisnis dengan karakter Anda tidak bertahan lama di dalamnya, seperti;

  1. Waktu yang terlalu lama untuk berkembang
  2. Sumber dana yang dibutuhkan melampaui kekuatan Anda
  3. Membutuhkan tingkat keahlian yang tinggi
  4. Tingkat ketelitian (kualitas dan proses pembuatan) sangat tinggi
  5. Tingkat persaingan sangat kuat
  6. Jangan memulai jika tidak mampu mensuplai produk yang berkualitas

Dua prinsip untuk memasuki pasar Industri;

  1. First come first conquer
  2. The one (pertama di pasar; unik, special dan canggih)
  3. The faster (fungsi dan aplikasinya)
  4. The best
  5. The king (yang terbesar dan terkuat)
  6. The biggest (jaringannya)
  7. The newet (yang terbaru), misalnya teknologi, bentuk, model, motif, corak dll
  8. The lowest (termurah)
  9. The lightest (teringan produknya)

Beberapa hal yang harus diperhatikan;

  1. Unsur modal yang kuat
  2. Unsur teknologi yang terdepan
  3. Unsur jaringan yang kuat
  4. Unsur sumber daya manusia yang memadai
  5. Unsur sekala produksi dan ekonominya
  6. Unsur intuisi yang tajam, timing, momentum dan effort

Kunci kesuksesan faktor ini, salah satu hal berikut ini;

  1. Keunikannya
  2. Keunggulan manageman atau kualitasnya
  3. Besarnya respon an demand dari pasar
  4. Rendahnya biaya
  5. Teknologi yang paling canggih
  6. Keahlian Anda
  7. Let Get Trouble first (lihat, amati, tiru, modifikasi dan tingkatkan!) atau “Trully look and think differently”

Unsur-unsur penting;

  1. Lompatan kreativitas dan inovasi
  2. Menjadi lebih baik yang di pasar
  3. Ada yang bisa diperbandingkan antara produk Anda dengan standar pasar
  4. Unsur informasi dan kecepatan (ada yang  bisa ditawarkan)
  5. Unsur teknologi
  6. Unsur sumber daya manusia
  7. Unsur financing (ada yang mendanai)

Kelemahan strategi ini;

  1. Orang lain mudah mengikuti Anda
  2. Tingkat persaingan sangat tinggi
  3. Bila pasar jenuh, Anda jangan masuk tanpa kekuatan keunikan dan tersendiri
  4. Market leader akan melakukan defense, sehingga memerlukan strategi jitu untuk mengembangkan produk Anda dan harus cepat tumbuh.

Jenis-jenis strategi untuk masuk ke pasar dengan prinsip ini;

  1. The filler (kejelian dalam pengamatan), missal mengisi perbedaan di dua tempat (harga dan lokasi), mengisi celah-celah persaingan dan mengisi celah-celah yang unik (niche).
  2. Destroyer, bila memenuhi salah satu Unsur berikut ini; perfectly information, stronger than market leader, Wider (jaringan) than the order, high technology, excellences in organization management, experiences and time
  3. Substitutor or Replacer; mengantikan posisi lawan, tiga taktik yang dilakukan; cloner (jiplak habis dengan perbedaan nama/logo dengan meningkatkan kualitas dikir), Imitator (produk asli, tapi tidak sama) dengan dua strategi; differentiation (be sharp and better untuk positioningnya) Branding –not commodity trap (strategi promosi jitu), Adabter atau adjuster sesuaikan dan gantikan
  4. The challenger in the market (follower); mengikuti tanpa ada keinginan untuk meniru, contoh; investor (saham), Membeli franchise, Seller or marketer (agen, distributor, frelence dll), Self business (membuat bengkel, membuat jasa desaign, dan menjadi out source.
  5. Trend Setter (The ruller); menciptakan trend baru untuk pasar yang sudah ada. Contoh Nokia masuk ke pasar Handphone yang didahului Siemens, Motorola dan Ericsson. Contoh lain; industry salon membuat salon muslimah atau muslim.

 

  1. Skill-Skill Khusus Kewirausahaan

8-S kunci jatuh bangunnya sebuah bisnis;

  1. Strategy concept; mulai, membangun dan bersaing di pasar
  2. Style of leadership; gaya kepemimpinan yang baik, bukan bos yang baik
  3. Structure, organisasi, keuangan, modal dan kepegawaian yang baik
  4. System harus berjalan baik tidak tergantung perorangan
  5. Staffing; the righ man in the righ place.
  6. Sources; sumber-sumber yang bisa Anda dapatkan untuk memenuhi hal di atas
  7. Skill
  8. Satisfaction Circle; lingkaran kepuasan semua orang; khususnya pelanggan

Service Company; Service oriented is a company vision, Reputation is target of branding strategy, Prime quality is must to still compete in the market, Good management is strategic concept to survife, Oparational excellence is the way to be the best. Gambar bintang

Struktur sebuah perusahaan menentukan beberapa hal

  1. Sistem dan prosedur
  2. Alur komunikasi antarbagian, lini dan departemen
  3. Jalur dan pos pertanggung jawaban
  4. Job description
  5. Kesederhanaan dan flesibilitas sebuah organisasi
  6. Kecepatan suatu bagian dalam mengambil keputusan
  7. Suatu cara untuk mengendalikan (control)
  8. Kecepatan pelayanan
  9. Besarnya perusahaan, modal, dan jaringan bisnis
  10. Besarnya motivasi dari masing-masing departemen dan SDM
  11. Cara kepemimpinan seseorang

10 Kiat Praktis membangun Operational Excellence

  1. Corporate culture (budaya perusahaan)
  2. Concern (peduli)
  3. Care (merawat dan memperhatikan)
  4. Character perusahaan sebagai ciri khas
  5. Credibility (kredibilitas)
  6. Kontrol (pengendalian)
  7. Communication
  8. Creative
  9. Comfort and Convenience (kenyamanan bekerja)
  10. Cost (biaya) VS Compensation (konpensasi)

Manageman keuangan

  1. Mengelola hasil usaha; Penghasilan berupa cash, Piutang dan Kredit
  2. Mengelola biaya
  3. Mengelola modal dan utang

Dalam mengelola kas masuk

  1. Selalu menghemat setiap rupiah yang Anda keluarkan
  2. Saldo di bank harus selalu ada
  3. Menggunakan perimbangan antara kas masuk dan pengeluaran
  4. Cadangkan kas Anda untuk membayar overhead (piutang/operasional) perusahaan dalam beberapa bulan ke depan
  5. Berpikirlah tentang hal-hal yang terjadi akibat kredit macet
  6. Estimasi aliran kas Anda semampu Anda
  7. Cobalah menyusun anggaran pengeluaran yang terencana

Konsep kualitas terbagi dalam 3 bagian;

  1. Little Q; kualitas produk seperti apa yang akan Anda berikan kepada konsumen atau pelanggan Anda? Konsep kualitas produk, What will you deliver?
  2. Core of quality; produk, kemasan, waktu, rasa, manfaat dan mutu
  3. Marketable quality; added value, jaminan kepuasan, barang atau kerusakan
  4. Big Q; kualitas personal yang mempengaruhi konsumen secara langsung ataupun tidak langsung dalam mengambil keputusan membeli produk Anda. Kualitas individu yang mempengaruhi persepsi tentang kualitas, who will deliver?
  5. Produck knowledge
  6. Style (gaya) dan appearance (penampilan)
  7. Skill
  8. Ide dan kreativitas
  9. kredibilitas
  10. Large Q; kualitas yang mempengaruhi suatu produk dan menentukan persepsi kualitas produk, disebut infrastruktur atau “How will you deliver?”
  11. Manageman system mutu; ISO 9000,9001,9002, 1400 (lingkungan) HACCP (untuk food industry).
  12. Attitude dari service point (pusat fungsional yang bertemu pelanggan pertama kali)
  13. Company Guarente (jaminan mutu dari perusahaan)
  14. Availability (ketersediaan barang)
  15. Speed (kecepatan) dan Credibility
  16. Tools, Equipment, and Vihicle

Kesuksesan ketiga faktor kualitas dalam prosentase; 60% Little Q (produck), 20% Large Q (company), 20% Big Q (Sales Person).

Beberapan unsur pengendalian

  1. Pengendalian rencana pemasaran
  2. Pengendalian profitabilitas (profit dari produk, kelompok pelanggan, saluran distribusi dan promosi)
  3. Unsur pengendalian strategi (masih sesuai kondisi pasar atau tidak)

 

  1. Beberapa Hal Tambahan Untuk Mengembangkan Usaha

Pengaruh merek dengan harga

  1. Merek yang kualitas produknya rata-rata, tapi memiliki anggaran periklanan yang tinggi, dapat menetangpkan harga premium (harga di atas rata-rata pasar)
  2. Merek dengan kualitas relative tinggi dan periklanan relative tinggi memperoleh harga tinggi, demikian juga kebalikannya
  3. Hubungan positif antara harga tinggi dan periklanan tinggi paling kuat terjadi dalam tahap akhir dari siklus hidup produk atau pemimpin pasar dan bagi produk yang biayanya rendah.

Tujuan Promosi

  1. Menciptakan Awareness (kesadaran akan merk, asosiasiasi merk dan persepsinya
  2. Memberikan kesan asosiasi terhadap produk Anda, ingin diingat seperti apa oleh siapa bagaimana dan menciptakan value pada customer
  3. Menciptakan “impulse buying” agar tercipta transaksi, seperti konsep AIDA (Attention, Interest, Desire and Action).
  4. Menciptakan Brand Loyality atau Retaining guna membuat customer tidak pernah lupa, seperti beli air yang diingat Aqua.
  5. Publikasi dengan tujuan memperkuat positioning, sehingga tercipta kesan khusus di benak customer seperti berita kepedulian Sidomuncul pada korban kebakaran

Marketing Mix (Bauran Pemasaran);

  1. Place (tempat/distribusi); saluran distribusi, traffic, pemilihan lokasi, parkir, jalur masuk & keluar, kemudahan, fasilitas tempat, atmosfer & aura, gaya interior
  2. Promotion (promosi dan komunikasi); strategi komunikasi, jenis komunikasi, survey pasar, profil pelanggan, strategi penjualan.
  3. Produck; variasi produk, kualitas, desaign, karakteristik produk, nama merek, kemasan dan warna, ukuran, garansi, pengembalian
  4. Price (harga); harga pokok, struktur biaya, potongan harga, rabat, jangka waktu pembayaran, syarat penjualan, jenis pemilihan strategi harga, fleksibilitas harga.

Kesuksesan sebuah iklan, bila;

  1. Menciptakan kesadaran merek
  2. Mempengaruhi perilaku customer, urutannya; menginformasikan kesadaran merek, menciptakan kesan manfaat produk Anda, mempengaruhi agar konsumen mendukung pesan Anda, mengubah perilaku konsumen.
  3. Menciptakan sinergi dalam berbagai komunikasi
  4. Menggelitik semua pancaindera masyarakat
  5. Seluruh kontak dengan pelanggan dimaksimalkan

Caranya ialah, iklan Anda harus;

  1. Blocking system dalam memori agar tidak mengingat merek lain
  2. Locking system, penguncian dengan manfaat dan memperkuat memori
  3. Menciptakan persepsi kuat
  4. Repetition, harus diulang-ulang sehingga terjadi blocking and locking system
  5. Imagination; sampai terbawa mimpi dan menjadi baying-bayang selalu.
  6. Eraser (penghapus memory)

Strategi untuk meningkatkan omzet dengan promosi yang tepat

  1. Jangan hanya mengandalkan promosi semata
  2. Menambah nilai pelanggan sebesar 10% dengan memberikan kepuasan sesuai keinginan mereka
  3. Jika satu orang pelanggan puas dapat menarik 100 pelanggan baru
  4. Ciptakan promosi yang sensasional, contoh hanya 1 kali beli dapat 2 barang
  5. Buatkan promosi yang unik, contoh Boutique Bread Shop.
  6. Jangan melakukan iklan yang banyak kata-katanya
  7. Jangan membuat iklan yang bernuansa umum
  8. Buat iklan yang singkat, padat, menarik dan memaksa tersentak atau surprise
  9. Lakukan riset sebelum promosi
  10. Buatlah undangan ke tempat Anda dengan sebuah penawaran yang menarik
  11. Buatlah sinergi dengan bisnis lain yang sudah eksis
  12. Tentukan media yang tepat
  13. Jangan memberi hadiah untuk tujuan “sales promo” jika iklan awal

The Business Team Skill;

  1. Leadership –kepemimpinan mengelola diri sendiri
  2. Spesialis keahlian di bidang yang ditekuni
  3. Managerial skill, kemampuan mengelola team work
  4. Finansial skill; kemampuan mengelola keuangan
  5. Selling skill, keahlian menjual

Filosofi memanah; Batang panah (cash flow management/manageria skill), Bulu; controller yang mengendalikan anak panah, Tali; tim dan motivator semakin kuat semakin kencang, Busur; visi dan misi bisnis, logam panah; selling skill, sasaran; Survive and Grow.

Kronologis Selling;

  1. Era konsep produksi; no seller, but creating a transaction
  2. Era konsep penjualan; with seller (salesman) to create a transaction
  3. Era konsep pemasaran; marketing is strategic business concept, selling is tactic to communicate with customer by personal selling
  4. Era konsep customization, selling is relationship, how to deliver a customer solution to customer
  5. Era konsep”individual Venus”, selling is not just a relationship, it’s more than that (emotional and experiential selling).

10 cara mengatasi keberatan yang negative

  1. Perhatikan dengan serius dan seksama apa yang menjadi keberatannya
  2. Jangan memotong pembicaraan
  3. Jangan mencoba mengajak berdebat
  4. Usahakan menggunakan strategi yang selaras, dimana Anda mengajukan kekecewaan sekaligus menawarkan pertemuan kembali
  5. Ubahlah perlahan-lahan persepsi keberatan tersebut
  6. Kalau dapat, selesaikan secepat mungkin yang bisa Anda lakukan
  7. Kalau ada momen yang tepat, berilah referensi pendukung dari pendapat Anda
  8. Hindari menjelaskan keberatan negative untuk menjadikannya positif
  9. Tunda dulu yang ingin Anda katakana bila belum siap benar
  10. Ingat sebelum menjawab, harus mengetahui inti keberatannya

Jenis-jenis Closing Technique;

  1. Mintalah order atau komitmen order padanya sebelum closing
  2. The assumptive closing (asumsikan saja); ini saat yang tepat, ini peluang
  3. The alternatif closing; apakah barang dapat dikirim minggu depan
  4. The closing on a small issue! Tawarkan keputusan yang singkat
  5. The pressure closing (penutupan dengan sedikit tekanan)
  6. The balance sheet closing method (menawarkan seluruh atau sebagian besar manfaat dalam satu table sekaligus agar prospek Anda lebih baik
  7. Converting on objectives (mengubah keberatan) terkadang keberatan merupakan buying signal, telitilah.
  8. The negotiated closing (penutupan yang dinegoisasikan)
  9. Trial closing (penutupan secara coba-coba) lihat tanda tubuh atau isyarat wajah
  10. The step by step closing.
  11. The bonus closing (penutupan dengan bonus)
  12. The emotional and fear closing (penutupan dengan mengadakan momen yang emosional dan fear bagi prospek.

 

VII.           Mengakhiri Usaha

Saat Usaha yang dikelola Menghadapi Masalah Berat;

  1. Masalah kualitas
  2. Produk Anda tidak laku
  3. Kalah dalam persaingan
  4. Masalah kekurangan modal
  5. Kesulitan dalam distribusi barang
  6. Pasar tiba-tiba mengecil
  7. Masalah kinerja karyawan; kurang motivasi, banyak menganggur, tidak disiplin dan keluar masuk sangat tinggi
  8. Omset tidak bergerak naik
  9. Pembayaran pelanggan tidak sesuai dengan jadwal
  10. Image perusahaan jatuh
  11. Pemasok bermasalah dalam suplai barang

Cara mengatasinya ialah

  1. Mapping and re-SWOT analysis
  2. Re-Engeniring Business process
  3. Down sizing (perkecil pasar, fokus, dan perkecil asset)
  4. Memperkecil struktur organisasi
  5. Cost reduction program
  6. Pindah ke bisnis lain
  7. Refinancing; stok, kredit, joint operation, join venture
  8. Merger
  9. Renewal contract/agreement
  10. Cash management; tight money policy, pinding payable, percepat pemutaran piutang, dan seleksi pelanggan (A,B,C)
  11. Mencari pasar baru
  12. Repositioning (merek, pasar, segmen pasar).

Tips mengakiri usaha, Saat Entreprenuer ingin menikmati hasilnya;

  1. Menjual bisnisnya ke orang lain
  2. Menjual bisnis ke kelompok dalam atau orang dalam
  3. Menjual atau mengalihkan bisnis pada salah seorang anggota keluarga terpercaya

Setelah menentukan salah satu pilihan, lalu tempuh langkah-langkah;

  1. Memilih pengganti
  2. Menciptakan perlengkapan (system) guna kelangsungan pengganti
  3. Mempersiapkan pengganti
  4. Menciptakan suasana yang dipenuhi rasa saling percaya dan menghargai
  5. Mengatasi kenyataan keungan dari pajak bumi dan bangunan

 

PENILAIAN

Kelebihan

  1. Buku ini sangat bagus tidak hanya untuk mahasiswa, tapi juga masyarakat umumnya, khususnya yang bergerak di bidang Entrepreneurship (dalam arti luas) dan hendak bergerak di bidang tersebut.
  2. Secara kualitas, buku ini dapat disejajarkan dengan buku Change atau Re Code karya Dr. Rhenald Kasali yang menjadi best seller, malah lebih unggul dalam;
  3. Kesimpulan bahwa Tidak Ada Kegagalan, sangat jenius. Mungkin karena hidup saya penuh dengan kegagalan, tapi banyak orang di luar sana yang bernasib sama.
  4. Berdasarkan persoalan nyata dalam mengelola usaha dari 0 sampai menjadi besar
  5. Tips dan nasihat sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia serta dunia usaha yang ada di Republik ini.
  6. Mampu mencerahkan siapa saja yang membacanya, secara persuasif dapat membimbing orang untuk menekuni Entrepreneurship dan berusaha pantang menyerah sampai berhasil.
  7. Puisi-puisi Entrepreneurship (karena ditulis seperti bait puisi) sangat menyentuh, sebuah cara yang cerdas dalam mensarikan apa yang ingin disampaikan.
  8. Buku yang selalu menarik untuk dibaca kembali saat mempraktikkan Kewirausahaan dalam kenyataan.
  9. Karya ini insya Allah Abadi jika disempurnakan

Kelemahan! (Maaf, saya ingin jujur demi kebaikan semua. Jika salah, saya terima. Jika benar, saya bersyukur pada Allah)

  1. Banyak  istilah asing tanpa penjelasan atau pemberian makna, sehingga menyulitkan pembaca umum
  2. Dalam sedikit bagian, saya temukan Sistematika yang membingungkan, misal dalam bagian Briliant Strategy.
  3. Segmen pembaca dibatasi pada Mahasiswa Bina Nusantara, sebuah kesalahan yang fatal. Terlalu mempersempit segmen pembaca, padahal setiap orang butuh buku tersebut.
  4. Perlu diedit agar beberapa sampel, contoh atau kasus disesuaikan setelah Krisis Global yang mengguncang dunia 2008/2009, sehingga lebih tepat sasaran.
  5. Saya tidak setuju dengan pendekatan Evolusionis Darwin, sebab teorinya sudah terbantahkan oleh Harun Yahya dengan buku Atlas Penciptaan, di samping itu inti Abad 21 adalah Kerja Sama, bukan persaingan (inti abad 20), meskipun tidak dinafikan persaingan tetaplah ada, namun bersaing dengan cara yang lebih terhormat. Bukankah fenomena Pengusaha Dermawan atau Pengusaha Sufi sudah mulai mewabah?

Rekomendasi:

  1. Jika hendak diterbitkan ulang, hilangkan pertanyaan di akhir setiap Bab khusus Mahasiswa dan kertas khusus Bina Nusantara.
  2. Judul harus ditambah berbahasa Indonesia (agar pembaca tidak menganggap buku berbahasa Inggris), jika boleh saya usulkan;

 

Be a Smart And Good

ENTREPRENEUR

(Panduan Lengkap Teoritis dan Praktis)

Kesimpulan buku: Be a Smart And Good, ENTREPRENEUR

Ir. Hendro, M.M. & Chandra W.W., M.Com

 

 

 

 

12 responses to “Entrepreuneur/Wira Usaha

  1. Musyobihan

    Oktober 26, 2010 at 4:09 pm

    Assalamualikum

    Setelah membaca tulisan Saudaraku saya tertarik ingin mengikuti apa yang telah dilakukan oleh Saudaraku selama ini. kapan kuliah dibuka kembali dan mohon diberitahuan lewat email ini.

    Terima kasih atas tolongnya

    Musyobihan

     
  2. Rifal

    Juni 2, 2011 at 4:26 pm

    assalamualikum Wr Wb

    iya nih kapan di buka kembali KULIAH ALTERNATIF ONLINE (KAO).
    kalau di buka kirim iya formulir gratisnya.
    hhe
    sebelumnya makasih

     
    • Penulis Sam

      April 27, 2015 at 9:03 am

      ya, 100% gratis. KAO yang berubah jadi Kuliah Online Gratis KOG aktif kembali

       
  3. Yudhi Hermansyah

    September 13, 2011 at 7:56 pm

    Sy m’rs trtarik sekali, o y skrng sdh tu2p pa blm?

     
  4. rizki

    September 15, 2011 at 1:56 pm

    Assalamualaukum,

    kabar gembira untuk sya, sya tertarik dgn program pendidikan ini, mhon krim form. pendaftaran ke e mail sya

     
  5. Ekoy Yuli

    Oktober 1, 2011 at 11:04 pm

    kpn di bukanya

     
  6. Aguz Surya

    Februari 7, 2012 at 2:48 pm

    masih di buka apa sudah di tutup?

     
    • Penulis Sam

      Februari 13, 2012 at 9:08 am

      masih, silahkan daftar

       
  7. Kicky MAYELI

    Oktober 24, 2012 at 8:22 am

    Saya tertarik bidang Bisnis,
    saya berusia 36 th,Lulusan stm,Pernah menjadi Assisten manager Book store,Pekerjaan saat ini Driver di Kedutaaan Perancis sejak 3,5 tahun lalu.
    Pergaulan:banyak dengan Retailer,Property agen,dan tentunya Ekonom Perancis(Bos saya).
    Mungkin ada saran dari anda untuk saya?

     
    • Penulis Sam

      November 7, 2012 at 8:41 am

      sudah saya balas ke email anda

       
  8. veny

    Mei 28, 2013 at 12:35 pm

    apa masih berlanjut smpe sekarang?dan apa kuliah ini bs dpat ijazah?

     

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: