RSS

Kesempatan Kuliah Online Gratis, Buktikan!


Subjudul berkkaitan: Buku Utama yang Harus dibaca, Cara Berdagang Secara Islami, Beranda, Peluang Makropreneur, Entrepreneur/Wira Usaha, Tes gaya belajar dan Kecerdasan Berganda

Awalnya Kuliah Online Gratis (KOG) diperuntukkan Alumni sekolah umum dan pesantren –yang putus sekolah dari SMA/MA/Pesantren – memiliki semangat belajar yang tinggi, namun tidak mampu mengembangkan diri lewat jalur pendidikan akademis (Perguruan Tinggi), karena mahalnya biaya pendidikan dan semakin sulitnya beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tapi dalam perjalanan selanjutnya; ternyata KOG dibutuhkan siapa saja yang merasa bahwa belajar seumur hidup merupakan kebutuhan mendesak saat ini.

Mahasiswa/Mahasantri membutuhkan KOG supaya nasib dan masa depan mereka tidak dipasrahkan pada Bangku Kuliah Formal atau Sistem perkuliahan, melainkan ditentukan diri sendiri. Akademisi –baik S1,S2 dan S3- membutuhkan KOG agar tidak menjadi pisang yang berbuah sekali, lalu mati. Orang-orang yang bekerja pada orang lain membutuhkan KOG supaya mampu mempersiapkan diri segala sesuatu yang terjadi, termasuk pemecatan. Bapak-bapak dan Ibu membutuhkan KOG agar dapat belajar sambil mempraktikkannya. SIAPA SAJA MEMBUTUHKAN KOG! Termasuk yang mengelola KOG itu sendiri.

Berapa lama mengikuti KOG? Tergantung kemauan, tekad dan pemahaman (sekligus penerapan teori dalam praktik). Bisa seminggu sekali, bisa sebulan 2X, Bisa Sebulan Sekali saja, bisa sebulan sekali selama 3 bulan, bisa sebulan sekali selama 6 bulan, bisa sebulan sekali selama satu tahun, bisa sebulan sekali selama dua tahun. Jika mau, Anda dapat belajar sekali, lalu berhenti. Paling penting KOG membudayakan BELAJAR OTODIDAK SEUMUR HIDUP pada setiap orang supaya dapat berbahagia dan sukses di dunia dan akhirat.

KOG merupakan sarana untuk mampu belajar sendiri di bidang ilmu yang hendak dikuasai, dari pendalaman yang mereka lakukan bisa mengembangkan diri seperti yang dilakukan Hamka, Emha Ainun Nadjib, D. Zawawi Imron dan KH. Moh. Idris Jauhari, sehingga setiap generasi muda mampu terus menerus belajar sepanjang hayat. Sebab dalam perkembangan zaman ke depan, hanya orang yang mampu belajar seumur hidup dan mampu mengembangkan apa yang dipelajari dalam pekerjaan yang ditekuni, akan berhasil dalam hidupnya.

Selama ini belajar dipersempit pada ruang sekolah atau universitas, padahal ruang belajar sebenarnya adalah semesta. Rutinitas hidup sehari-hari dijadikan kebiasaan tanpa makna, padahal merupakan media pembelajaran yang paling baik. Akselarasi perubahan tidak diimbangi dengan kemampuan untuk menyesuaikan diri, sebab pembelajaran sudah dianggap selesai. Kompleksitas masalah membuat manusia kebingungan, padahal manusia makhluk yang sempurna. Konon, Anda hidup di Akhir zaman, padahal apa yang telah Anda dilakukan?
Solusi terbaik dari semua itu ialah berupaya Belajar Otodidak (BO) seumur hidup.
Ini merupakan rahasia kesuksesan Nabi Muhammad SAW sebagai manusia paripurna terbaik sepanjang zaman; “Tuntutlah Ilmu dari Pangkuan Ibu sampai ke Liang Lahat.”
Buku ini dibutuhkan bagi siapa saja yang menjalani kehidupan dalam abad 21 ini, termasuk diri Anda Sendiri
Apa yang anda peroleh dengan mengikuti Kuliah Online Gratis?
1. Memahami cara Belajar Otodidak (Sendiri)
Memahami Paradigma Belajar Sendiri
Mengembangkan semua potensi manusia; pikiran, perasaan, hati, dan tubuh
Mengelola Pengalaman Hidup
Membaca Buku, Semesta, dunia maya dan Kehidupan
Mampu menulis sebagai ketrampilan plus
Menjalani Kehidupan penuh makna
Sukses dunia akhirat!
2. Mengusai Cara berdagang secara Islami
a. Mampu hidup mandiri
b. Tahu Cara memulai Usaha dan mengembangkannya
c. Memahami entrepreneurship Islam
d. Anda bias punya Usaha sendiri
3. Berdakwah dengan cara Rasulullah dari pintu ke pintu dan menghidupkan fungsi masjid seperti masjid Nabawi di masa Rasulullah, dimana dakwah ilallah, ta’lim wata’allum, dzikir dan ibadah, serta khidmat hidup setiap hari. Caranya: Jika Anda ingin Berdakwah, keluarlah di jalan Allah dengan cara I’tikaf di masjid dalam kurun waktu 3 hari, 40 hari dan 4 bulan atau 1 tahun untuk Ulama [alumni pesantren) tulus karena Allah

Kesempatan Emas untuk mengikuti kuliah online gratis KOG, melalui blog ini, bagaimana cara mengikutinya?

Cara mengikuti kuliah online:

  1. Copy paste Isi Formulir ke word, diisi pakai word dan dikirimkan ke samharihasan@gmail.com atau sam_penulis@yahoo.com atau otodidaktor@yahoo.co.id
  2. Buku Belajar Otodidak Sampai Mati (yang pernah terbit ke seluruh Indonesia dengan judul: Mau Kuliah Alternatif? BELAJAR OTODIDAK, Dong! Saya kirim ke email anda setelah mengisi formulir dan mengirimkan ke email saya.
  3. Klik subjudul BERANDA yang berisi buku belajar Otodidak Sampai Mati, pelajari dan kirimkan kesimpulan atau komentar perBab ke email samharihasan@gmail.com. Hal yang tidak dipahami, tanyakan melalui fb samhari hasan atau zamhari.hasan
  4. Setelah selesai membaca dan menyimpulkan, tentukan langkah-langkah yang akan diambil untuk belajar otodidak 2 jam setiap hari sesuai bidang study yang hendak dipelajari. minimal membaca 10 buku tentang suatu bidang. Misal; ingin belajar otodidak tentang pendidikan, baca 10 buku yang berkaitan dengan pendidikan.
  5. Anda dapat mengikuti Kuliah Online Gratis melalui; Group Kuliah Online Gratis di facebook samhari hasan atau zamhari.hasan/www.sampenulis.wordpress.com
  6. Baca dan Pelajari Buku KOG ke 2 yakni Cara Berdagang Secara Islami supaya anda bisa mandiri
  7. Jika mau refreshing, anda dapat membaca Puisi, Kumpulan Cerpen atau Novel dalam blog ini
  8. Susunlah makalah sederhana sebanyak 10 lembar, kirimkan ke email samharihasan@gmail.com, maka anda berarti lulus kuliah online gratis ini. Selamat!

 

Belajar Otodidak (BO) yang Menyenangkan

BO dengan menyenangkan; membaca buku, membaca semesta, membaca kehidupan, menulis, dan belajar apa pun jangan dijadikan beban dalam hidup, namun dilakukan dengan senang hati, riang dan gembira. Caranya adalah dengan menjadikan belajar sebagai hobi, sebagaimana orang hobi memancing, bermain games, nonton bola, dan hobi-hobi lainnya yang menyenangkan. Prinsip ini sangat penting agar program belajar yang dicanangkan berjalan secara sukarela tanpa paksaan. Bukankah menyenangkan melakukan sesuatu yang disukai dalam hidup, apalagi itu merupakan sesuatu yang bermanfaat untuk diri, orang lain, masyarakat dan umat manusia secara keseluruhan.

Rutinitas yang dijalani dalam BO, dibuat sedemikian rupa agar bisa menyenangkan. Belajar dengan menyenangkan akan memudahkan dalam memahami suatu pelajaran dan bisa lengket dalam ingatan. Jangan lupa prinsip dari ingatan yakni hanya mampu mengingat yang penting-penting saja dan berkesan saja.

Jika Anda merasa suntuk membaca buku selama satu jam, perlu menaruh buku dan berjalan-jalan sebentar, atau yang tinggal dekat hamparan sawah, pepohonan dan pegunungan bisa menikmati pemandangan alam, sedang yang tinggal di perkotaan, bisa menikmati kepadatan lalu lintas atau orang-orang yang berjalan atau mengalihkan dengan merawat bunga, menyiram tanaman, dan melakukan kegiatan lain yang bermanfaat. Jika malam hari, menikmati bulan atau kerlip bintang di angkasa. Setelah itu, meneruskan untuk membaca buku sampai waktu yang diinginkan.

Suatu saat timbul perasaan tidak berguna, suntuk, atau ingin berhenti belajar. Cara mengatasinya, lihatlah gambar-gambar tokoh idola, mereka semua adalah orang-orang yang bekerja keras, bisa berhasil berkat kepintaran menggabungkan antara kesenangan dengan pekerjaan, melewati proses waktu panjang dan melelahkan sebelum berhasil, berulangkali mengalami kegagalan dan bangkit kembali, mengerahkan segenap potensi supaya sukses, dan mampu menjadikan perasaan-perasaan negatif sebagai pemicu semangat untuk melangkah yang lebih baik. Ketika semangat timgbul kembali, mulailah belajar otodidak. Agar terdapat variasi dalam belajar otodidak, gunakan untuk menikmati kesenian masyarakat, belajar tradisi tertentu, dan kebudayaan yang khas di daerah sendiri.

Cara lain adalah menulis kegiatan apa saja yang paling menyenangkan dalam hidup, misalkan berjalan-jalan di pantai, memancing, menolong orang yang kesusahan, bermain play station atau games komputer, menonton televisi, lalu masukkan kegiatan belajar otodidak menjadi yang paling menyenangkan juga seperti; membaca buku, membaca keadaan, semesta dan kehidupan, menulis. Dengan memasukkan kegiatan-kegiatan BO dalam sesuatu yang paling menyenangkan, maka kelak di kemudian hari, otodidaktor akan mampu mencintai BO sebagaimana mencintai seorang kekasih. Rasanya ada sesuatu yang hilang atau timbul perasaan hampa, jika dalam satu hari dilalui tanpa BO.

 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: