RSS

Pertanyaan Evaluasi KOG


 

Pertanyaan Untuk buku “Cara Belajar Otodidak”, jika anda telah menjawab dan mengerjakan tugas di bawah ini, maka anda tinggal menulis buku 50 halaman 2 spasi atau menulis 6 cerpen atau 1 ontologi puisi 20 judul atau menulis novel atau 6 makalah, berarti anda lulus dari Kuliah Online Gratis ini. Selamat!

 

Bab I

  • Apa maksud Belajar Otodidak? Benarkah belajar hanya terbatas pada kuliah formal atau Universitas Formal? Jelaskan!
  • Apa maksud filosofi air menembus batu?Sampai saat ini, apa saja yang Anda lakukan untuk Belajar Otodidak? Mengapa kita harus belajar seumur hidup
  • Bagaimana cara menumbuhkan rasa percaya diri? Sebutkan! Usaha apa yang dilakukan agar Anda percaya diri?
  • Benarkah Anda mau mengikuti kuliah onlne gratis ini selama 1-2 tahun tiap seminggu sekali? Buktinya apa!
  • Apa yang dimaksud rencana jangka pendek, menengah dan panjang?
  • Coba susun dan uraikan rencana jangka pendek, menengah dan panjang kamu, berikut tujuan besar, menengah dan biasa yang ingin kamu capai!
  • Susunlah rencana harian dan uraikan! Berapa % yang terlaksana dari rencana harian yang dibuat?
  • Jelaskan hal-hal berikut ini dengan contohnya;
  1. Cara Memaknai Sesuatu
  2. Cara Menafsirkan Sesuatu
  3. Cara Melakukan Tesis, Anti Tesis dan Sintesis
  4. Cara Melakukan Kritik

9) Apa yang dilakukan dalam menghadapi kegagalan?

10) Bagaimana cara belajar yang efektif?

 

Bab II

  • Apa yang dimaksud dengan otak? Apa maksud dari pikiran?
  • Bedakan dan jelaskan hal-hal berikut ini!
  1. Berpikir kritis dan kreatif
  2. Imajinasi dan Fantasi
  3. Bisikan Malaikat dan Setan
  • Kenapa kita harus Mencerdaskan perasaan? Jelaskan!
  • Bagaimana cara menghidupkan hati nurani?
  • Apa saja etika Al Qur’an?
  • Mengapa etika harus jadi pegangan dalam kehidupan kita? Jelaskan!
  • Bagaimana cara membuat keputusan dan kesimpulan yang tepat?
  • Apa saja potensi yang anda miliki? Bagaimana cara memaksimalkan potensi diri?
  • Bagaimana perspektif anda tentang keberhasilan? Jelaskan!
  • Sebutkan beberapa teori tentang kesadaran! Jelaskan

 

Bab III

  1. Apa pengalaman masa lalumu yang paling berkesan? Ceritakan!
  2. Benarkah masa lalu merupakan jembatan menuju masa kini dan masa depan?
  3. Bagaimana cara anda menjalani hidup masa kini? Ceritakan minimal 600 kata atau 3 halaman 2 spasi.
  4. Apa yang anda rencanakan untuk menjalani hidup masa depan di dunia dan akhirat?
  5. Apa yang kamu lakukan menghadapi perubahan? Nilai-nilai baru apa saja yang saat ini sedang kita hadapi?

Bab IV

  1. Sebutkan dan jelaskan 10 Cara Kreatif dalam Membaca Buku?
  2. Bedakan dan jelaskan hal-hal berikut ini!
  3. Cara Membaca Buku Sastra dan Cara Membaca Buku Ilmiah
  4. Belajar dari dunia nyata dan dunia maya
  5. Cara membaca buku dan kehidupan
  6. Bagaimana cara anda membaca Erupsi Gunung Raung?
  7. Apa yang dipelajari dari penderitaan, nasib dan kehidupan seharihari?
  8. Bagaimana cara memanfaatkan hasil bacaan kita?

 

Bab V/VI

  1. Apa motifasi anda menjadi Penulis? Apa saja yang sudah dilakukan?
  2. Bedakan dan jelaskan hal-hal berikut ini!

Penelitian kepustakaan dan lapangan

Cara menulis cerpen dan novel

Menulis kritik sastra dan ilmiah popular

  1. Tulislah 2 Genre tulisan, contoh; cerpen dan ilmiah popular sebanyak 6 halaman 2 spasi atau minimal 1000 kata
  2. Bagaimana cara anda Belajar Otodidak seumur hidup sambil berwira usaha atau bekerja? Ceritakan minimal 600 kata atau 3 halaman 2 spasi
  3. Tulislah biografi Otodidaktor Sejati ( Orang yang berhasil Belajar Otodidak seperti Fauzi Sholeh, KH. Idris Jauhari dll) minimal 600 kata atau 3 halaman 2 spasi.

Skill yang dapat dikuasai dengan mempelajari Buku Cara Belajar Otodidak:
Pertama: Memahami makna Belajar Otodidak (BO) adalah upaya yang dilakukan seseorang untuk membaca, memahami, mengerti, dan mendalami sesuatu, dengan melakukannya sendiri. Prinsip utama dalam BO adalah belajar sendiri, meski dalam proses pembelajaran yang dilakukan terdapat unsur belajar pada orang lain, namun maknanya bukan seperti yang dimaksud belajar formal dengan dibimbing seorang guru atau dosen secara langsung di ruang kuliah.
Kedua: Memahami cara memaknai kata, memahami cara menafsirkan sesuatu dan cara melakukan tesis, anti tesis, dan sintesis.
Ketiga: Memahami Cara mengasah pikiran, berpikir kreatif dan kritis.
Keempat: Mampu memanfaatkan imajinasi dengan baik dan benar
Kelima: Bisa membuat keputusan dan menarik Kesimpulan dengan Benar
Keenam: Mengelola pengalaman sebaik-baiknya
Ketujuh: Menguasai cara Kreatif Membaca buku dan literature
Kedelapan: Mampu membaca perubahan, kehidupan dan semesta
Kesembilan: Menguasai skill menulis sastra, ilmiah dan tulisan lepas
Kesepuluh: Mampu menjalani kehidupan, tapi tetap belajar otodidak seumur hidup
Kesebelas: Mampu membaca dan memahami berbagai macam buku ilmu dengan belajar sendiri

Praktik Belajar Otodidak (BO)

Pertama:
Rencana dan Tujuan jangka pendek antara 3 bulan-1 tahun, otodidaktor memutuskan untuk memahami teori belajar otodidak melalui buku Cara Belajar Otodidak Sampai Mati dan mempraktikkannya. Juga membaca buku karya Carmel Bird, Menulis Dengan Emosi, Panduan Empatik Mengarang Fiksi, Penerjemah Eva Y, Penyunting Femmy Shahrani, Bandung: Kaifa, 2001. Karya Paulo Qoelho,, The Alchemist, Sang Alkemis, penerjemah Tanti Lesmana, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2005
Kedua
Rencana dan Tujuan jangka menengah antara 1/10 tahun, otodidaktor memutuskan untuk menyelesaikan skripsi S1nya di satu bidang Sastra, contoh; bagi yang memperdalam puisi dapat membaca buku Apresiasi Puisi Untuk Pelajar dan Mahasiswa, Karya Prof. Dr. Herman J. Waluyo, menulis ontologi puisi 22 judul yang terbaik, dan menulis ulasan tentang puisi setebal 100 halaman diketik 2 spasi.
Atau memperdalam ilmu bidang Pendidikan; saya membaca buku-buku di bawah ini untuk memperdalam bidang Pendidikan dan Bahasa Indonesia.

Colin Rose, dan Malcolm J. Nicholl, Cara Belajar Cepat Abad XXI, penerjemah Dedy Ahimsa, editor Purwanto, Bandung: Nuansa, cetakan ketiga Mei, 2002
Soemarsono Soedarsono, Character Building, Membentuk Watak, Mengubah Pemikiran, Sikap, dan Perilaku untuk Membentuk Pribadi Efektif guna Mencapai Sukses Sejati, Jakarta: PT Exel Media Komputindo, 2002
Dryden, Gordon & Jeanette Vos, Revolusi Cara Belajar, The Learning Revolution, Belajar akan Efektif Kalau Anda dalam Keadaan “Fun”, penerjemah Word ++ Translation Service, penyunting Ahmad Baiquni, Cet. III Kaifa Bandung 2001
Pilliang, Yasraf Amir, Dunia Yang Dilipat, Tamasya Melampaui Batas-Batas Kebudayaan, Bandung: Jalasutra, 2004
Calne, Donald B. BATAS NALAR, Rasionalitas dan Perilaku Manusia, Jakarta: KPG, 2004
Tedjoworo, H. Imaji dan Imajinasi Suatu Telaah Filsafat Postmodern, Yogyakarta: Kanisius 2001, hal 23
Prof. Dr. Gorys Keraf, Komposisi, Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa (Ende, Nusa Indah)
Endraswara, Suwardi, Metodologi Penelitian Sastra, Yogyakarta: Pustaka Widyatama, Cet. III April 2006
LeGault, Michael, Think, penyunting Rani Andriani Koswara, Jakarta: Trans Media, cet.1 2006
Nafis, A.A Kumpulan Cerpen: Robohnya Surau Kami, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, cet 12 2005
Pradopo, Rachmat Joko, Prof Dr. Kritik Sastra Indonesia Modern, Yogyakarta: Gama Pres, Maret 2002
Ratna, Nyoman Kutha, Prof. Dr. Sastra dan Kultural Studies, Representasi Fiksi dan Fakta, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, S.U, Cet. I September 2005
Al-Ghazali, Terjemah Mukhtasyar Ihya ‘Ulumuddin, Kitab Keajaiban Hati

Baca juga:

Bisa dibeli di http://www.bukukita.com
Kiat Menjadi Guru yang Mengagumkan

Penulis: Caroline Bentley-Davies
Strategi Pembelajaran

Penulis: Dr. Singgih Bektiarso, M.Pd. (Diandra Primamitra)
Pembelajaran dan Perkembangan Belajar

Penulis: Dr. Khoe Yao Tung (Indeks)

Ketiga:
Rencana dan Tujuan jangka panjang antara 5/10-25 tahun, otodidaktor memperdalam sastra secara keseluruhan, sebab puisi bagian dari sastra, mendalami kritik sastra terutama buku Kritik Sastra Indonesia Modern karya Prof. Dr. Rachmat Djoko Pradopo, mendalami metode penelitian sastra, mendalami buku sastra kontemporer seperti buku Sastra dan Cultural Studies, Representasi Fiksi dan Fakta, karya Prof. Dr. Nyoman Kutha Ratna, lalu menyelesaikan tesis S2 berupa buku tentang sastra dan menulis ontologi puisi kedua 30 judul yang terbaik. Dalam jangka panjang juga diupayakan untuk menghasilkan masterpiece atau karya terbaik dari yang terbaik dalam bentuk satu ontologi puisi 40 judul dan satu buku tentang kritik sastra yang sehebat buku Pradopo atau buku karangan HB Yassin Paus kritikus sastra Indonesia. Atau Saya Juga memperdalam bidang Entreprenuership (wira usaha), maka setelah Anda membaca buku Berdagang Secara Islami, selanjutnya bisa membaca buku-buku berikut ini dan mempraktikkannya dalam usaha. Inti wira Usaha adalah merintis usaha bidang apa saja.
Grunder Jr, Martin J. Cara Gampang Menjadi Kaya Melalui Bisnis, 9 Strategi Praktis membangun Bisnis yang Sukses, Penerjemah Lovely, Bandung: Kaifa PT Mizan Pustaka, Cet. I Maret 2006
Hasan, Zamhari Berniaga Dengan Iman, Kiat-Kiat Agamis Menjadi Saudagar Sukses, Jakarta: Ka-Tulis-Tiwa Pres, cetakan I 2006
Hall, Doug, 3 Metode Canggih Melejitkan Kreativitas Bisnis, penerjemah Mursid Widjanarko, Bandung: Kaifa, Cet. I 2004
Rhenald Kasali, Ph.D, Change, Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama, 2005
Kumpulan Cerpen: Jejak Tanah, Cerpen Pilihan Kompas 2002, Jakarta: Buku Kompas, 2002
Rhenald Kasali, Ph.D, Re Code, Jakarta
Kartajaya, Hermawan Marketing Your Self, Kiat Sukses Meniti Karier dan Bisnis, Editor Yuswohadi, Sunarto Ciptoharjono, Jakarta: MarkPlus & Co, 2005
Agustian, Ary Ginanjar, Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spritual ESQ: Emosional Spritual Quistion berdasarkan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, pengantar Habib Adnan, penyunting Anisi R Handini A, Jakarta: Arga Wijaya Persada 2001
Dinsi, Valentino, SE, MM, MBA dkk, Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian, penyunting Iqbal Setyarso, riset M. Hariyanto, Ssi, MM, Jakarta: LET’s GO Indonesia 2004
Be a Smart And Good, ENTREPRENEUR, Ir. Hendro, M.M. & Chandra W.W., M.Com
Membaca wibe site wira usaha
http://www.detik.com klik finance, lalu pilih
http://www.viva.co.id klik bisnis
http://www.rumahwirausaha.com/
http://www.beasiswapascasarjana.com/ (info beasiswa)
wirausahamandiri.co.id/ peluang usaha
http://ilmu-wirausaha.blogspot.com/ilmu wira usaha (bhs Ingris dan Indonesia)
10 Cara Membaca Buku Secara Kreatif:
Dalam membaca buku secara kreatif ada sekitar sepuluh tahapan yang bisa dilakukan. Masing-masing dijelaskan dalam pembahasan berikut secara terperinci.
Pertama; Dalam memilih buku bacaan, Anda harus menemukan yang sesuai dengan apa yang hendak dikuasai, dengan berusaha mencari buku dari sumber pertama, paling tidak penjelasan seorang penulis handal tentang sumber pertama. Jika ingin mendalami tentang cara menulis karya ilmiah, maka buku yang dipilih adalah Komposisi karya Prof. Dr. Gorys Keraf, Lalu membeli buku ilmiah berkualitas di bidang pemikiran, misalnya buku Batas Nalar karya Donald B. Calne, Dunia yang Dilipat karya Yasraf Amir Piliang, dan Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spritual ESQ: Emosional Spritual Quistion berdasarkan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam karya Ary Ginanjar Agustian. Buku-buku tersebut ditulis orang pertama, sekaligus ahli di bidang yang digelutinya. Di samping itu, untuk mendalami suatu bidang ilmu dan demi kepentingan penulisan buku dalam upaya menyelesaikan skripsi, tesis dan disertasi, otodidaktor perlu membeli beberapa buku tentang satu bidang dalam jangka pendek, contoh; ingin memperdalam Islam, maka belilah buku-buku keislaman sebanyak 20 buku dalam kurun waktu 2-5 tahun (waktu bagi otodidaktor untuk menyelesaikan skripsi S1), berhubung bidang keislaman juga luas, pilih satu bidang khusus; Islam dalam konteks budaya. Hindarilah membeli buku kumpulan tulisan, sebab biasanya secara kualitas diragukan, kecuali kumpulan esai kritik sastra HB. Yassin, kumpulan kolom Emha Ainun Nadjib dan Gunawan Muhammad, dan kumpulan tulisan ilmiah Nurkholis Madjid.
Kedua; Setelah membeli buku yang cocok dan benar-benar dibutuhkan, Anda baca kata pengantar, baru daftar isi, dan pendahuluan, hal ini sebagai gambaran umum dari buku. Gambaran umum dibutuhkan supaya lebih yakin dengan apa yang dibaca, bila ternyata yang dibaca kurang bermanfaat tinggalkan saja, tapi karena sudah terlanjur memilih sesuai tahapan pertama, mau tidak mau Anda harus melanjutkan pembacaan. Sejelek apa pun sebuah bacaan, pasti ada manfaatnya. Ada sebagian kecil penulis resensi buku yang berhenti sampai tahap ini dan mulai menulis resensi buku, bisa ditebak hasilnya kurang memuaskan.
Ketiga; Menyelesaikan bacaan secara utuh, sehingga sketsa yang ada di otak menjadi lebih jelas, jika kumpulan tulisan yang dibukukan dan kumpulan cerpen kita bebas memilih yang akan dibaca, dan jika buku utuh, Anda dituntut membaca secara utuh pula tanpa memilih sub judul yang sesuai dengan kehendak kita sendiri.
Keempat; membaca ulang secara cepat dengan membuat garis bawah atau menandai poin-poin penting yang bisa dibuat kesimpulan, ada yang mampu membaca utuh (poin ketiga) sambil mengambil garis bawah dengan resiko; kadang yang Anda garis bawahi ternyata sama, maka lebih baik kita baca ulang dan dilanjutkan dengan menggaris bawahi poin-poin penting. Proses ini penting, sebab suatu saat hendak membaca buku yang sama, Anda sudah bisa membaca cepat lewat garis bawah yang dibuat.
Kelima; menulis kesimpulan secara acak dalam komputer atau buku tulis. Tulis apa saja yang sudah digaris bawahi di atas, memang tidak semua yang digaris bawahi akan ditulis, melainkan memilih poin-poin yang paling penting saja dan berkaitan dengan tema tulisan yang hendak dibuat. Dalam menulis kesimpulan pada tahap ini, biarkan apa yang Anda tulis itu apa adanya, tanpa melihat keterkaitan antar paragraf.
Keenam; Baru pada tahap ini, Anda mengatur tulisan dalam paragraf-paragraf dengan memperhatikan mana yang paragraf utama dan paragraf penjelas, serta memperhatikan keterkaitan antar paragraf. Artinya Anda mengatur ulang paragraf-paragraf yang hendak ditulis, bila menggunakan komputer lebih mudah sebab tinggal memindah paragraf, bila menggunakan buku tulis sebaiknya ditandai dengan pensil mana paragraf utama dan mana paragraf penjelas, serta mengaitkan semua paragraf yang ada.
Ketujuh; Untuk memudahkan tahap keenam, Anda buat sub judul baru yang berbeda dari buku asli, mirip juga boleh asal tidak persis sama, sebab ini menandakan pemahaman kita terhadap buku. Dari sub judul yang dibuat, lantas mengatur paragraf sedemikian rupa dengan memasukkan pada sub-sub judul yang sudah dibuat. Dalam tahap ini, Anda bisa membuat judul tulisan yang akan dibuat, membuat judul diakhir penulisan lebih bagus, karena judul yang dibuat lebih mewakili tulisan, menarik dan sesuai dengan hasil pemahaman.
Kedelapan; melakukan telaah kritis pada beberapa kesimpulan yang ada dalam buku hasil bacaan, sehingga Anda menjadi pembaca yang kreatif. Ingat tidak ada karya tulis yang sempurna, setiap karya tulis pasti ada kekurangan (jangan takut jika tulisan dinilai jelek, sebab sebuah penilain itu relatif, jadi teruslah menulis, jika tidak berguna sekarang, nanti pasti beguna). Lebih berbahaya lagi, karya tulis yang menyimpan misi terselebung yang harus diuangkap agar tidak terperangkap. Di sinilah urgensi pembacaan kreatif ini, ketika Anda mampu menemukan kelemahan sebuah buku, mengungkap maksud yang tersembunyi dari sebuah tulisan, dan mengkritisinya dengan alasan yang masuk akal, maka Anda telah menjadi pembaca yang kreatif meski belum sempurna.
Sebaiknya, jika hendak menulis Resensi Buku pada tahap ini, hasil resensi buku jauh lebih bagus. Dalam menulis Resensi Buku ada beberapa tahap yang ditempuh: a) menulis judul resensi yang menarik dan aktual b) menulis judul buku yang dibaca, penulis, penerjemah (jika terjemahan), penerbit, cetakan keberapa dan tahun terbitnya c) Beberapa kesimpulan yang dibuat, Anda buang yang tidak perlu dan memperjelas maksud tulisan d) mengaitkan dengan kondisi yang ada di sekitar agar resensi buku nampak aktual e) memberi penilaian terhadap buku, kelemahan dan kelebihan serta kritik Anda terhadapnya f) membandingkan dengan buku yung sama (jarang penulis resensi buku melakukan tahap ini, tapi sebaiknya dilakukan karena menunjukkan wawasan Anda).
Kesembilan; beberapa buku yang dibaca (minimal 15 buku) ternyata memiliki keterkaitan, Anda dapat menulis buku baru dengan tema baru sesuai kehendak Anda. Jadi, Anda tidak terus menerus menjadi objek dari buku yang dibaca, melainkan bagaimana caranya menjadi subjek kreator baru dengan cara menjadi penulis berdasarkan apa yang dibaca. Inilah yang dimaksud dengan teori resepsi yakni menjadikan pembaca sebagai sentral baru dalam kebudayaan manusia masa kini.
Kesepuluh; mempraktikkan apa yang dibaca dalam kehidupan sehari-hari, menekuni usaha, meningkatkan karir atau pekerjaan, mengambil keputusan, menemukan kebenaran, menyelesaikan masalah, dan beradabtasi dengan perubahan.
Ingat prinsip utama membaca buku; BUKAN SEBERAPA BANYAK BUKU YANG DIBACA, MELAINKAN SEBERAPA BESAR MANFAAT DARI SATU BUKU. Prinsip ini baru saya temukan setelah membaca bermacam-macam buku, kurang lebih sekitar 100 buku. Makna dari prinsip ini; buku yang dibaca seseorang berusaha dilaksanakan dengan melalui sepuluh tahapan yang ada di atas, sehingga pemahaman terhadap buku menjadi utuh, bisa dimanfaatkan untuk keperluan tertentu; menulis resensi buku, menulis artikel, kolom, esai atau ilmiah populer, menulis sastra, memanfaatkan untuk membantu orang lain di bidang yang dikuasai, memanfaatkan untuk membentuk kepribadian seseorang, dimanfaatkan siapa pun yang membutuhkan, dan jika 5-20 tahun kemudian dibutuhkan untuk suatu keperluan, catatan masih ada dan tersimpan rapi. Manusia ingatannya terbatas, hanya hal-hal penting yang diingat dirinya, maka mencatat dalam bentuk kesimpulan atau dalam bentuk pembacaan kreatif seperti yang dicontohkan, akan membantu saat ingatan lupa atau mulai tumpul.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: