RSS

PETUNJUK TERBARU DALAM MENGIKUTI KOG


Kuliah Online Gratis, terbagi dalam dua Klasifikasi;

Klasifikasi Terbaik:

  1. Kuliah sungguh2 secara Online atau nyata di rumah saya Barat Balai desa Wonosari no.26B bondowoso seminggu sekali atau minimal sebulan 2x selama 1-2 tahun.
  2. Punya komitmen pada diri sendiri untuk belajar otodidak di rumah dan di mana saja, minimal belajar sendiri satu jam tiap hari.
  3. Copy paste Isi Formulir ke word, diisi pakai word dan dikirimkan ke samharihasan@gmail.com atau sam_penulis@yahoo.com atau otodidaktor@yahoo.co.id
  4. Buku Belajar Otodidak Sampai Mati (yang pernah terbit ke seluruh Indonesia dengan judul: Mau Kuliah Alternatif? BELAJAR OTODIDAK, Dong! Saya kirim ke email anda setelah mengisi formulir dan mengirimkan ke email saya.
  5. Klik subjudul BERANDA yang berisi buku Belajar Otodidak Sampai Mati, pelajari dan jawab pertanyaan yang ada n kirim ke email samharihasan@gmail.com. Diskusi dapat dilakukan melalui melalui zamhari.hasan, groups Kuliah Online Gratis.
  6. Setelah selesai membaca dan menyimpulkan, tentukan langkah-langkah yang akan diambil untuk belajar otodidak 2 jam setiap hari sesuai bidang study yang hendak dipelajari. minimal membaca 10 buku tentang suatu bidang. Misal; ingin belajar otodidak tentang pendidikan, baca 10 buku yang berkaitan dengan pendidikan.
  7. Anda dapat mengikuti Kuliah Online Gratis melalui; Group Kuliah Online Gratis di facebook samhari hasan atau zamhari.hasan 2 buku materi kuliah online gratis dapat di downloud/ www.sampenulis.wordpress.com dan berdiskusi lewat sana.
  8. Menjawab Pertanyaan Evaluasi KOG dan melaksanakan tugas yang ada.
  9. Dalam bab V tentang Skill menulis, maka anda harus mulai menulis sesuai genre yang disukai; cerpen, puisi, kolom, ilmiah atau kritik sastra. Minimal anda menguasai 2 genre; contoh; cerpen n Ilmiah.
  10. Baca dan Pelajari Buku KOG kedua yakni Cara Berdagang Secara Islami supaya anda bisa mandiri
  11. Jika mau refreshing, anda dapat membaca Puisi, Kumpulan Cerpen atau Novel dalam blog ini
  12. Susunlah makalah sebagai skripsi anda, minimal sebanyak 50 lembar 2 spasi, kirimkan ke email samharihasan@gmail.com, setelah saya pelajari dan edit, anda akan diberi penilaian. Lalu saya tentukan anda lulus kuliah online gratis ini atau tidak

Klasifikasi Kedua

  1. Anda bisa mengikuti Kuliah Online Gratis sesuai kemauan anda sendiri, mau sebulan sekali atau hanya mau baca buku karya saya saja.
  2. Anda tidak perlu Isi Formulir
  3. Buku Belajar Otodidak Sampai Mati (yang pernah terbit ke seluruh Indonesia dengan judul: Mau Kuliah Alternatif? BELAJAR OTODIDAK, Dong! Bisa dibaca http://www.sampenulis.wordpress.com
  4. Klik subjudul BERANDA yang berisi buku belajar Otodidak Sampai Mati, pelajari dan kirimkan kesimpulan atau komentar perBab ke email samharihasan@gmail.com. Hal yang tidak dipahami, tanyakan melalui zamhari.hasan
  5. Anda dapat mengikuti Kuliah Online Gratis melalui; Group Kuliah Online Gratis di facebook samhari hasan atau zamhari.hasan 2 buku materi kuliah online gratis dapat di downloud/ www.sampenulis.wordpress.com dan berdiskusi lewat sana.
  6. Baca dan Pelajari Buku KOG ke 2 yakni Cara Berdagang Secara Islami supaya anda bisa mandiri
  7. Jika mau refreshing, anda dapat membaca Puisi, Kumpulan Cerpen atau Novel dalam blog ini
  8. Susunlah makalah sederhana sebanyak 10 lembar, kirimkan ke email samharihasan@gmail.com, maka anda berarti lulus kuliah online gratis ini. Selamat!

Wonosari Bondowoso, 26 Juli 2015

 

Panduan Bagi Kepala Sekolah, Guru, Pelajar dan Orang Tua

Sub Judul yang terkait dengan ini; Beranda, Belajar dari Dunia Maya, Tes Gaya Belajar dan Kecerdasan Berganda.

Program dirancang untuk sukses, bukan gagal bagi semua orang. Anehnya kebanyakan system pendidikan saat ini dirancang untuk untuk gagal. Maka pendidikan perlu berkaca pada bisnis yang tidak mentoleril kegagalan lebih dari 10 %, padahal dalam system pendidikan berhasil 50% dianggap sukses.

Mengambil pelajaran dari orang-orang besar yang berhasil dengan prinsip jika anda tidak mau menerima apapun kecuali yang terbaik, anda akan sangat sering mendapatkannya dalam hidup Somerset Maugham, dan tantangannya adalah bagaimana menciptakan tempat kerja yang memungkinkan orang menjadi yang terbaik Frederick W. Smith.

Pikiran yang berkembang baik, gairah belajar yang tinggi, dan kemampuan memadukan pengetahuan dengan kerja adalah kunci-kunci baru menuju masa depan Laporan Scans. Konsekwensinya tidak mesti setiap orang mendapatkan pendidikan akademis kelas satu, melainkan setiap orang harus mendapatkan kesempatan untuk mencapai keunggulan di suatu bidang –dan berhasil secara teratur di suatu bidang.

Sistem yang ada melahirkan hasil yang ada. Jika menginginkan hasil yang lain system harus diubah Sir Cristhoper Ball.

Melihat kegagalan-kegagalan yang dialami manusia adalah biasa perlu berkaca pada Thomas Edison, kebanyakan orang gagal adalah orang yang takmenyadari betapa dekatnya mereka ke titik sukses saat mereka memutuskan untuk menyerah, dia gagal dalam 10.000 percobaan, mengenyam pendidikan tiga bulan, tapi menjadi salah seorang tersukses dalam sejarah yang memiliki 1.093 hak paten.

 

Dalam mensukseskan proses KBM, diperlukan adanya sikap percaya diri dari guru dan murid, sehingga program yang dirancang bisa berjalan.

Enam bahan vital rasa percaya diri;

  1. Keselamatan fisik, kebebasan dari bahaya fisik.
  2. Keamanan Emosi, Ketiadaan intimidasi dan rasa takut
  3. Identitas diri, Siapa aku? Mau ke mana? Apa tujuan hidup? Apa yang ingin dicapai? Apa yang akan dilakukan.
  4. Afiliasi, rasa memiliki.
  5. Kompetensi atau kemampuan, dan bisa melakukan apa yang diinginan.
  6. Misi; merasa bahwa hidup seseorang punya arti dan arah.

Motivasi dan produktifitas melambung tinggi ke langit, jika murid berhasil mencapai sasarannya Betti W. Youngs. Guru perlu berkaca pada guru Jepang; perhatian mereka sampai ke totalitas kehidupan mereka Robert C. Cristhopher.

Kiat Mengajar dengan Efektif:

  1. Menciptakan Kondisi yang benar
  • Orkestrasikan lingkungan; tidak bisa dibayangkan anak usia tiga tahun belajar di dalam kelas sepanjang hari, mustahil. Anak belajar dari bermain, berayun, bergurau dengan teman. Sayangnya pendidikan sekarang menciptakan lingkungan yang membosankan; hanya duduk manis di dalam kelas. Mereka tidak dikondisikan untuk mengeksploirasi, berdiskusi sederhana, bertanya atau berpatisipasi.
  • Menciptakan suasana yang kondusif bagi guru dan murid; menciptakan sebuah iklim yang menyenangkan. Mendatangkan tamu yang mengejutkan, melakukan perjalanan misteri, kunjungan lapangan, program spontan yang menarik, disamping membaca, menulis dan diskusi.
  • Melakukan aktivitas semenjak dini; hal-hal yang harus dilakukan siswa berkaitan dengan penciptaan suasana kondusif. Ruangan penuh warna, poster dan menarik membuat menstimulasi pelajar visual, musik akan menyentuh pelajar auditurial, dan berbagai kegiatan fisik atau gerakan menarik perhatian pelajar kinestik. Variasi di antara ketiga aktivitas akan membuat tiga otak diaktifkan; otak pemikiran, otak perasaan, dan otak tindakan.
  • Melakukan aktivitas lain seperti; duduk berpasangan dengan orang yang belum dikenal, selama satu menit menceritakan pengalaman yang paling menarik, saling memijat otot leher atau bahu untuk relaksasi, dan bersama-sama mengucapkan Belajar di sekolah harus ditunjang dengan belajar di rumah.
  • Mengukuhkan dan memfokuskan. Menurut Eric Jensen dalam buku Super Teaching; tiga unsur yang mempengaruhi proses belajar adalah keadaan, strategi dan isi. Keadaan menciptakan suasan yang tepat untuk belajar, strategi menunjukan gaya atau cara penyajian yang benar, dan isi adalah topik pelajaran yang diajarkan. Pelajaran yang baik, bila ketiganya diterapkan seorang guru dalam mengajar suatu mata pelajaran.
  • Memahami gelombang otak kanan manusia; panjang gelombang otak berguna untuk tidur lelap, yang lain berguna untuk inspirasi, saat terjaga dari tidur dan menjalani kehidupan sehari-hari, dan frekwensi yang berguna untuk pembelajaran yang relaks dan efektif; kondisi alfa.
  • Menentukan hasil dan sasaran; ambak (apa manfaatnya bagiku?)
  • Memvisualisasikan tujuan yang ingin dicapai
  • Menganggap kesalahan sebagai umpan balik
  1. Presentasi (penyajian) yang benar
  • Mendapatkan gambaran menyeluruh dulu sebelum pada detail penjelasan Bersikap positif dalam memandang segala hal. Aset Paling berharga (dalam belajar) yang anda miliki adalah sikap positif. Bobbi DePorter
  • Menggunakan semua gaya belajar dan semua ragam kecerdasan. Mengetes kemampuan siswa dengan empat balon; balon merah (kreativitas) biasanya terbuka, berpikir alternatif, mencurahkan gagasan dan visioner, balon biru (komunikasi) menulis, berbicara, mendengarkan dan visualisasi, balon kuning (administrasi) finansial, terstruktur, logis dan runut, balon hijau (organisasi) pemimpin, penyederhana, pendelegasi, dan pemula mandiri.
  • Gambarlah, buatlah peta pikiran dan visualisasikan. Pelajaran akan diserap dengan mudah apabila dilihat, didengarkan dan dirasakan siswa secara langsung, maka guru harus memanfaatkan semua peralatan yang dimiliki agar siswa benar-benar paham. Untuk mempelajari sesuatu dengan cepat dan efektif, Anda harus melihatnya, mendengarnya, dan merasakannya Tony Stockwel.
  • Menggunakan konser musik aktif dan pasif. Menurut Lazanov, setiap orang memiliki keadaan belajar optimum sendiri. Keadaan ini ditandai dengan; detak jantung, kecepatan panas, gelombang otak menjadi berirama sinkron dan tubuh menjadi relaks, tetapi pikiran terkonsentrasi dan siap menerima informasi (pelajaran) baru. Inilah pentingnya musik untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga mudah ditangkap atau dipahami siswa. Musik mengurangi stres, meredakan ketegangan, meningkatkan energi dan memperbesar daya ingat. Musik menjadikan orang lebih cerdas Jeanete Vos. Sebelum memainkan musik murid menarik nafas dalam-dalam dulu.
  1. Meruntuhkan tembok mental dalam belajar. Menurut Lazanov ada tiga tembok mental dalam belajar; pertama; kritis-logis (sekolah tidak mudah. Mana mungkin mungkin belajar menyenangkan dan mudah?) kedua; intiutif-emosional (Saya ini bodoh. Jadi saya pasti tidak bisa melakukannya) ketiga; kritis-moral (Belajar itu kerja keras. Jadi harus menundukkan kepala)
  2. Pikirkan
  • Berpikirlah kreatif. Pikiran bukan sebuah wadah untuk diisi, melainkan api yang harus dinyalakan Plutarch
  • Berpikirkalah kritis –konseptual, analitis dan reflektif
  • Lakukan pemecahan masalah secara kreatif
  • Gunakan teknik memori tingkat tinggi untuk menyimpan informasi secara permanen. Guru yang baik membuat permainan berpikir dan permainan permainan pemikiran sekaligus melakukan perubahan suasana. Sekali lagi tentang pentingnya musik dalam belajar.
  • Berpikirlah tentang pikiran anda. Karena otak tak bisa memperhatikan semua hal … pelajaran yang tak menarik, membosankan, pastilah tidak akan diingat Launa Ellison.
  1. Ekspresikan
  • Proses ini merupakan upaya mengaktifan otak dan memperkuat proses pembelajaran yang dilakukan. Contoh dalam pengajaran bahasa; permainan kosa kata yang telah diserap siswa dalam bentuk cerita sederhana, dan puisi. Komponen paling kaya dari satu kursus belajar kami adalah fase pengaktifan. Ini memerlukan waktu 75 hingga 80% waktu yang dihabiskan;, kami bermain papan, permainan kartu (dirancang khusus), kami bermain dengan bola, kami bermain dengan boneka kertas, kami bermain dengan kusi dan musik, kami bermain dengan kertas berpola. Mirip yang anda beli di toko permainan, tapi ini diadaptasi untuk membuat belajar lebih menyenangkan.
  • Menciptakan permainan, lakon pendek, diskusi, sandiwara –untuk melayani semua gaya belajar dan semua ragam kecerdasan
  1. Praktekkan
  • Gunakan yang telah diperoleh dari sekolah atau membaca
  • Lakukan sekarang juga, tidak boleh menunda-nunda aktifitas atau pekerjaan.
  • Ubahlah murid menjadi guru; murid berpasangan atau berkempok, satu-saru menjelaskan poin-poin penting yang telah dikuasai.
  • Kombinasikan dengan pengetahuan yang anda miliki untuk menyempurnakan pemahaman murid.
  1. Tinjau, Evaluasi dan Rayakan
  • Sadarilah apa yang anda ketahui. Banyak pelajar yang tidak tahu apa yang mereka ketahui, maka perlu mengingatkan kembali poin-poin penting apa yang telah mereka ketahui atau melakukan permainan kesadaran.
  • Ealuasi diri; setiap siswa melihat pada dirinya apa yang telah diperoleh, ini merupakan proses belajar lebih tinggi; rekleksi, analisis, sintesis dan menilai. Dilanjutkan valuasi teman sebaya dan guru.
  • Lakukan evaluasi berkelanjutan.

Sekolah harus menjadi ajang kegiatan yang paling menyenangkan di setiap kota Peter Kline, pakar sistem belajar cepat AS.

 

 

Bukti kongkrit yang menerapkan keseluruhan komponen di atas.

  1. Sekolah Dasar Gunggenheim di Illinois Chicago AS, murid-muridnya berasal dari keluarga miskin, 85 % penduduknya berada di bawah garis kemiskinan dan hidup dari tunjangan sosial, ketika Mechael Alezander datang ke sana sebagai kepala sekolah, hampir saja sekolah tersebut ditutup karena sangat buruknya hasil yang diperoleh. Langkah yang diambil;
    1. Meningkatkan moral dan keterampilan para staf yang kehilangan semangat
    2. Melakukan pelatihan khusus pada pakar sistem belajar cepat (Peter Kline) yang ada terhadap seluruh tenaga pengajar dengan uang tunjangan sosial, separuh guru mengikuti pelatihan dan separuhnya lagi mengajar seperti biasa.
    3. Tenaga pengajar yang ada awalnya skeptis, tapi ketika merasakan langsung manfaatnya mereka menjadi optimis dan menjalani dengan penuh semangat.
    4. Hasil kongkrit; Anak-anak usia 11 tahun belajar bahasa Spanyol dengan memainkan musik, anak usia 13 tahun mempelajari sejarah Amerika dengan berperan sebagi pahlawan AS Abraham Lincoln atau Thomas Jefferson -untuk Indonesia menjadi Khairil Anwar (pelajaran bahasa Indonesia) atau Soekarno atau Hatta (sejarah)-. Di ruang komputer anak-anak dan orang tua belajar bersama menggunakan komputer. Koridor penuh kertas berwarna dan dinding penuh dengan poster.
    5. Atas kesuksesan ini kepala sekolah mengatakan; “Sekolah ini tempat yang menyenangkan; tempat orang mengesampingkan seluruh peran konvensional yang biasanya melekat dengan dunia pendidikan; tempat guru bersikap dengan cara tertentu dan murid dengan cara lain. Kini setiap orang terfokus untuk menciptakan suasana belajar yang menggairahkan, seperti yang dimiliki anak-anak. Dan orang mengambi peran apa saja yang perlu untuk memudahkan hal itu.”
    6. Setelah penerapan sistem pelajaran cepat ini, seluruh mata pelajaran mengalami peningkatan 50% lebih.
  2. Mahir berbahasa Asing menggunakan metode Lazanov dalam delapan minggu atau dua bulan di SMU putri Berli Hills, Australia.
  3. Tentara di AS belajar bahasa asing dalam tempo singkat dengan sistem belajar cepat metode LAZANOV

 

 

 

 

KIAT MENEMUKAN GAYA BELAJAR SENDIRI

 

Albert Enstein kecil suka melamun, menurut guru-gurunya di Jerman dia akan gagal di bidang apapun; pertanyaannya merusak disiplin kelas, dan lebih baik tidak bersekolah. Namun dia tetap berusaha, sehingga menjadi ilmuan terbesar sepanjang sejarah.

Winston Churchil, pahlawan Inggris dan salah seorang orator ulung, lemah dalam pekerjaan di sekolah, kalau berbicara cadel atau gagap.

Thomas Alfa Edison pernah dipukul gurunya karena banyak bertanya, sehingga dianggap mempermainkannya. Dia sering dihukum, sehingga hanya tiga bulan mengenyam pendidikan sekolah. Untunglah ibunya seorang perintis belajar sejati; “Dia memiliki pengertian yang tidak lazim pada waktu itu bahwa belajar dapat menjadi kegiatan mengasyikkan. Dia membuat permainan untuk mengajarinya –dia menyebut eksplorasi- dunia pengetahuan yang mengasyikkan. Sang anak mula-mula kaget, namun kemudian menjadi bergairah. Sebentar kemudian dia mulai belajar dengan cepat sehingga ibunya tidak perlu mengajarinya.” Bahkan dia terus mengeksplorasi, bereksprimen, dan mengajari dirinya sendiri. Dikutip dari The World Book Encyclopedia.

Enstein, Churchil dan Edison memiliki gaya belajar khas yang tidak sesuai dengan gaya sekolah mereka. Ketidaksesuaian yang terus berlanjut sampai sekarang, sehingga mungkin menjadi penyebab terbesar kegagalan sekolah.

Ini menunjukkan bahwa dalam setiap anak, memiliki bakat berbeda, memiliki gaya belajar sendiri yang khas –harus dibantu untuk ditemukan-, dan memiliki kecerdasan berbeda. Kecerdasan tidak konstan seperti yang diklaim tes kecerdasan, salah satu penyebab kegagalan pendidikan sekolah. Tes kecerdasan yang dikembangkan Stanford Binet hanya menguji kecerdasan tertentu, bukan semua kecerdasan, maka klaim bahwa kecerdasan manusia “terbatas” pada hasil tes adalah merupakan pembodohan abad ini yang menggetirkan. Asumsi semua orang identik adalah keliru.

Menurut Howard Gardner, yang meneliti IQ Konstan, setiap orang paling tidak memiliki tujuh kecerdasan –bahkan lebih-; kecerdasan linguistik (kemampuan berbicara dan menulis; Soekarno dan Rendra), Kecerdasan logis matematis (kemamapuan menalar, menghitung dan menangani pemikiran logis; Bertrad Russel dan Zhu Rongji), Kecerdasan jasmaniah kinetetis (kemampuan menggunakan anggota tubuh; Mechael Jordan dan Ronaldo), kecerdasan musikal (kemampuan menggugah lagu, menyanyi dan memainkan musik; Iwan Fals dan Mechael Jaksion), kecerdasan interpersonal (kecerdasan orang lain, orang yang pintar berhubungan dengan orang lain; Amien rais), kecerdasan intrapersonal (kemampuan mengelola perasaan dan kesadaran diri; Khairil Anwar dan Pramudya Ananta Noer). Untuk mengetahui kecrdasan berganda anda, coba jawab pertanyaan dalam tiga halaman belakang.

Setiap anak secara potensial pasti berbakat, tapi itu mewujud dalam cara yang berbeda-beda. Maka sekolah yang baik adalah yang mampu mengembangkan bakat-bakat anak ke bidang yang tepat, khususnya ketika SMU. Maka menurut Vos, salah satu langkah penting untuk mengubah sisetem sekolah di SMU adalah menemukan gaya belajar dan bakat setiap siswa dan kemudian melayaninya. Pada saat yang sama mendorong perkembangan seluruh potensial mereka.

Menurut Profesor Ken dan Rita Dun ada empat kombinasi gaya belajar seseorang;

Pertama; Bagaimana anda menyerap informasi; apakah pelajar visual, auditorial, atau kinestetis. Apakah belajar efektif dengan bergerak, melihat, mendengar atau menyentuh?

Menurut Dunn 30% siswa mengingat 75% dalam periode kelas normal, 40% menguasai yang mereka baca dan lihat (pelajar visual lewat teks atau gambar), 15% paling baik dengan cara tactual (Mereka perlu menangani langsung bahan-bahan, menulis, menggabar dan terlibat dalam pengalaman nyata), 15% lainnya pelajar kinestetis, mereka paling baik belajar dengan tindakan fisik dan mengetahui secara langsung lewat pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari. Gaya belajar taktual dan kinestetis cendrung mengalami kegagalan dalam sekolah tradisional (untuk Indonesia masih berlangsung, berarti pendidikan di Indonesia ketinggalan zaman).

Seorang pelajar visual bisa dimintai intruksi, maka dia akan cendrung menggambar dengan sebuah peta, pelajar auditorial biasanya tidak suka membaca buku dan buku petunjuk, dia lebih suka bertanya untuk mendapatkan informasi, seorang pelajar kinestetis dan taktil selalu ingin bergerak.

Kedua; Bagaimana anda mengatur dan memproses informasi; apakah didominasi otak kanan atau otak kiri, pemikir global atau analitis.

Orang yang memilki otak kiri yang kuat mampu menyerap informasi secara logis, mereka menyerap dengan mudah bila informasi disampaikan dalam urutan logis dan linear. Sedang yang otak kanannya kuat; senang menemukan gambaran besar terlebih dahulu, mereka menyukai penyajian dalam bentuk; visualisasi, imajinasi, musik, seni dan intuisi. Jika keduanya bisa dirangku bersama atau multiple intelegence centers (pusat-pusat kecerdasan berganda) anda akan bisa menyerap dan memproses informasi dengan mudah

Ketiga; kondisi yang mempermuda anda dalam meraih, menyerap dan menyimpan informasi; emosi, sosial, lingkungan dan fisik. Lingkungan fisik; suara, cahaya, suhu, tempat duduk dan sikap tubuh mempengaruhi peroses belajar. Orang memiliki kebutuhan akan emosi, emosi berperan penting dalam belajar, dalam banyak hal emosi justru menjadi kunci sistem memori otak.

Sebagian orang bertype pagi, dimana dia mengalami kemudahan kalau belajar di pagi hari, dan sebagian lagi bertype burung hantu; dia mengalami kemudahan kalau belajar sore hari. Temuan penting, banyak siswa sekolah dan perguruan tinggi yang tidak senang belajar di pagi-pagi benar, normalnya pukul 10 sampai 3 sore.

 

 

Keempat; Bagaimana anda mengeluarkan informasi?

Orang dari segala usia dapat belajar apa saja jika diberi kesempatan untuk melakukannya dengan gaya unik mereka, dengan kekuatan pribadi mereka sendiri. Gaya kerja bisa didifinisikan sebagai cara orang yang termasuk dalam angkatan kerja untuk menyerap dan menyimpan informasi baru, sulit, berpikir atau berkonsntrasi, melakukan pekerjaan harian dan menyelesaikan masalah secara efektif.

Kunci menuju sukses belajar dan bekerja adalah menemukan keunikan gaya belajar dan gaya bekerja Anda sendiri Barbara Prashing.

 

Memahami Gaya Belajar Lewat Pandangan Mata

Ahli NLP (neuro linguistic programming) mengatakan bahwa mereka bisa mengetahui gaya belajar murid dari gerakan mata dan mendngarkan pembicaraan mereka. Seorang yang duduk tegak dan melihat lurus ke depan, atau yang matanya memandang ke atas saat menerima pelajaran, dan jika berbicara cepat, biasanya seorang pelajar visual. Seorang murid yang melihat ke kiri dan ke kanan saat menerima pelajaran, atau melihat ke bawah, ke sisi berlawanannya (yang tidak kidak memandang ke kiri), berbicara dengan suara yang berirama, biasanya pelajar auditorial. Seorang murid tidak kidal yang banyak bergerak memandang ke kanan dan ke bawah saat menerima,menyimpan pelajaran yang diterima, pembicara yang lambat, mungkin type kinestetis. Pelajar taktil biasanya matanya melihat ke atas saat merenungkan pertanyaan.

 

Bagaimana Bahasa Tubuh menunjukkan Gaya Belajar?

Seorang pelajar visual biasanya duduk tegak dan mengikuti penyaji atau guru dengan matanya.

Seorang pelajar auditorial sering mengulang lembut kata-kata yang diucapkan pengajar, sering menganggukkan kepala, mereka sering memainkan kaset dalam ingatannya saat menerima informasi, bisa jadi dia memandangke atas saat melakukannya.

Seorang pelajar Kinestetis biasanya menunduk saat menerima pelajaran atau informasi

Seorang pelajar taktil suka bermain-main dengan benda saat ia mendengarkan pelajaran; mengklik fulpennya, bermain dengan kertas, atau bermain apa saja saat mendengarkan orang berbicara.

 

CARA MENGEJAR KETERTINGGALAN ANAK DIDIK

Sampai usia 10 tahun, Helen Keller mengalami tuli, buta dan bisu. Pada usia 16 th. Dia mampu membaca menggunakan huruf braille, dan berbicara atau menulis cukup fasih untuk masuk ke perguruan tinggi, dia lulus dengan penghargaan (camlaude) 1904. Dia beruntung, gurunya tidak mengenal istilah cacat belajar, karena tidak mampu menggunakan pendengaran dan penglihatan, dia belajar melalui sentuhan. Dalam dunia modern memungkinkan mempermudah proses belajar bagi anak terbelakang. Keberhasilan Keller membawa pesan penting; Setiap orang secara potensial berbakat –dengan gayanya sendiri.

Perawatan yang baik dalam pra bayi akan meningkatkan kecerdasan seorang anak dan menghemat biaya setelah kelahiran.

Prinsip utama belajar:

Pertama; koneksi pikiran tubuh. Belajar bukan hanya proses akademik/sekolah. Bayi belajar dengan merangkak, merayap, berayun, berjalan dan menyentuh, begitu juga anak-anak dan dewasa. Seseorang mungkin tidak bisa lagi membentuk sel-sel otak cerebral contrial setelah lahir, tapi setiap orang bisa membentuk dendrit-dendrit –cabang-cabang koneksi dan penyimpanan otak- selama hidup. Prof Diamond membuktikan bahwa semakin efektif stimulasi fisik dan mental, semakin bagus pertumbuhan dendrit. Prof. Palmer di Minnesto AS membuktikan bahwa kegiatan fisik rutin di TK dapat meningkatkan kemampuan akademik anak berumur lima tahun, karena aktivitas fisik bisa mengembangkan otak.

Kedua; koneksi pikiran otak, sebab otak dan pikiran tidak sama. Sederhananya; otak adalah perangkat keras (hardware), sedang pikiran adalah perangkat lunak (software). Otak bersifat biologis dan neurologis; ia punya neuron, sel glial, dendrit dan selaput meilin yang sama-sama menyediakan mekanisme biologis. Dalam konteks ini, pikiran adalah isi otak.

Contoh Hellen Keller, dia butuh tiga tahun belajar alfabet, gurunya Anne Sullivan mampu berkomunikasi dengan pikiran dan otaknya melalui sentuhan. Dia akhirnya mengeja kata-kata dengan sentuhan tangannya, kemudian dia belajar membaca dan menulis dalam huruf braile dengan kecepatan belajarnya sendiri.

Lima faktor yang mempegaruhi kesuksesannya adalah:

  1. Waktu pertama membutuhkan proses yang lama, perlu kesabaran guru dan pembimbingnya.
  2. Budaya Hellen Keller yang menghargai kemampuan berbicara dan membaca
  3. Dia ditaqdirkan belajar dalam keterbatasan, tanpa kehadiran gurunya dia tidak akan menjadi siapa-siapa. Kalau mengikuti tes IQ, nilainya sangat rendah.
  4. dukungan, perhatian dan guru (orang tua) yang mampu menangani sama pentingnya. Anne Sullivan menemukan koneksi pikiran-otak dan pikiran-tubuh karena dia pernah mengalaminya, sehingga menangani dengan pengalaman.
  5. Memberi kebebasan kepadanya untuk memilih.

 

Kinestetik (gerakan), kienesiologi (ilmu tentang gerakan) dan kenestesia (kepekaan akan posisi, gerakan dan ketegangan dari anggota tubuh merupakan aspek-aspek penting dalam gaya belajar.

 

 

Kienesiologi meningkatkan kemampuan akademik semua orang. Ini karena otak mentransmisikan pesan melalui proses elektris dan kimiawi, sedangkan pendekatan tekanan (stres) menimbulkan hambatan. Ketika tekanan menguasai otak, otak kita mengalami hubungan pendek seperti listrik, sekeringnya mati.

Karena otak bekerja dengan efektif ketika dua sisi kanan dan kiri, banyak pelatihan kienesiologi yang bisa membantu, seperti:

Berdirilah dan, mengangkat lutut anda secara bergantian, sentuhkan tangan kanan ke lutut kiri dan sebaliknya. Lakukan ini sekitar sepuluh kali ketika anda mendapat tekanan (stres)

Variasi: lakukan dengan mata tertutup atau lakukan dengan mengangkat setiap kaki, bergantian di belakang anda; sentuhlah kaki kanan dengan tangan kiri dan sebaliknya.

Ini latihan khas yang disarankan ahli kiniesiologi untuk memadukan otak kanan dan kiri. Latihan ini ada dalam buku Brain Gym.

80% kesulitan belajar berhubungan dengan stres. Singkirkan stres, maka anda menyingkirkan berbagai kesulitan Gordon Stokes.

Petunjuk Jitu dalam mengeja:

Cobalah metode ini pada anak yang kesulitan mengeja dengan kata-kata bermasalah dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris atau bahasa Arab:

  1. Menggambar kata tersebut dengan warna kesukaan mereka
  2. Tonjolkan kata yang tak jelas itu dengan membuatnya tampak berbeda dengan yang lain, misalnya dengan spidol warna, menulis lebih besar dan membuat lebih dekat.
  3. Potong kata menjadi tiga hurf dan buatlah gambar dengan tiga huruf itu.
  4. Letakkan huruf pada latar belakang yang akrab. Gambarkan sesuatu seperti yang sudah dikenal seperti gambar film, lalu letakkan huruf yang ingin anda ingat di atasnya.
  5. Jika kata itu cukup panjang, kecilkan hurufnya sehingga anda dapat melihat seluruhnya.
  6. Susun huruf-huruf itu di udara dengan jari anda, dan gambarkan di pikiran anda huruf yang anda tulis. Robert Dilts dan Todd A. Epstein

Bagi anak-abak usia sekolah yang kesulitan membedakan huruf, b dan d atau p dan q, bisa dilakukan dengan cara: Letakkan kertas besar setinggi bahu anak, beri dia alat tulis besar agar bisa menulis di kertas tersebut dengan tangan lurus, sementara anak anda menghadap kertas, tulislah huruf pertama di punggungnya dengan petunjuk anda, seakan anda menulis huruf kecil. Suruh dia menuliskannya di kertas. Lakukan satu huruf setiap kali

b

                                              

 

 

Program membaca Empat Menit : Anak-anak dibiasakan membaca empat menit di rumah sepulang sekolah tentang pelajaran yang dipelajarinya, empat manit waktu belajar di malam hari, insya Allah akan memperoleh hasil yang menggembirakan, khususnya dalam pelajaran-pelajaran dimana dirinya mengalami kesulitan.

Program membaca dibantu kaset : anak-anak memilih buku cerita yang mereka senangi, lantas mereka membaca buku tersebut sambil direkam dalam kaset, mereka mendengarkan kembali dari kaset hasil bacaaan, coba perbandingkan dengan hasil rekaman yang dilakukan guru terhadap buku cerita yang sama. Hasilnya, anak cepat membaca dan memahami kata-kata dengan mudah, terkadang secara otomatis muncul dari mulutnya.

Program mengajari teman sebaya dengan 3P: Pause (berhenti sebentar), prompt (mendorong) dan praise (memuji). Anak-anak mengajarkan teman yang sedang belajar membaca dengan cara memuji hasil bacaan yang bagus, berhenti sebentar saat mengalami kesulitan membaca dan mendorong dengan saran-saran agar membaca lebih baik.

Metode Lihat dan dengar: Pilih sebuah buku yang amat menarik. Pastikan bahwa cetakannya besar, semakin besar anak, semakin besar huruf yang digunakan. Pilihlah buku yang banyak gambar dan sedikit kata di setiap halaman. Bacakan buku itu untuknya. Jangan menyuruhnya membaca keras-keras. Gunakan jari anda atau alat lain dalam pembacaan anda. Bacalah pada frase, dengan tekanan pada arti. Sesuaikan kecepatan membaca anda dengan kemampuan anak anda mengikuti teks. Ciptakan suasana rileks bagi anda dan anak anda. Diringkas dari Look, Listen Forbes Robinson.

Metode ini diterapkan pada anak usia 11-13 tahun di Skotlandia yang memiliki IQ rendah dalam 45-50 menit selama enam binggu.

Bebas lepaskan imajinasi alami anak anda dan manfaatkan hal itu sebagai modal berkreasi Sylvia Ashton-Warner

Program ADDS (sindrom gangguan kurang perhatian), cirinya hiperaktif (gelisah, suka berlari, memanjat secara berlebihan, dan sring meninggalkan temapt duduk di kelas) impulsif (asal ngomong, suka menyela, sulit menunggu giliran) dan tidak acuh (suka lupa, sulit tertib, mudah kehilangan barang dan ceroboh). Menurut Thomas Amstrong “mereka tidak terganggu jiwanya. Mereka mungkin punya gaya tersendiri dalam berpikir, memperhatikan dan bertingkah laku. Faktor lingkungan sosial dan keluarga yang menciptakan gangguan mental terhadap mereka .” Ludwig van Beethoven, punya sifat buruk, berprilaku kasar, buruk dan jika marah mengerikan. Cara mengatasinya dengan; merubah kebiasaan makan, pendidikan fisik, kursus seni bela diri, menggunakan musik yang menentramkan, perlu penyaluran energi, seni kreatif dan pelatihan komputer.

Belajar adalah permainan terbesar dan terasyik dalam hidup. Semua anak terlahir dengan keyakinan semacam ini dan akan terus demikian sampai kita meyakinkan mereka bahwa belajar mertupakan pekerjaan berat dan tak menyenangkan. Sebagian anak tak benar-benar mengerti pelajaran ini, dan menjalani hidup dengan keyakinan bahwa belajar itu menyenangkan dan merupakan satu-satunya permainan yang pantas dimainkan. Kita punya sebutan untuk orang-orang semacam itu. Kita menyebut mereka jenius. Glenn Doman

 

Rahasia keberhasilan sekolah menengah unggulan:

  1. Pelajaran akal sehat dari bisnis terbaik dunia yakni Jepang:
    1. Guru dan murid dianggap sebagai rekan kerja. Mereka menentukan target dan tujuan mereka sendiri –secara pribadi maupun kolektif. Tidak ada penilaian 100,70 atau 40, yang ada semua tugas dianggap masih dalam proses.
    2. Kursus komputer dimulai dari pelajaran mengetik cepat (disini dikenal mengetik dengan 10 jari), setiap siswa mengerjakan PR, tugas dan membuat grafik dari komputer.
    3. Sekolah melakukan identifikasi terhadap pelanggan internal (guru, murid, dan staf lain) dan eksternal (orang tua, wali santri, universitas, rumah tangga, jasa, pabrik dan usaha lain).
    4. Seluruh aktivitas dirancang sesuai para pelanggannya tersebut.
    5. Setiap siswa dan staf membuat pernyataan misi pribadi
    6. Minggu pertama dari setiap tahun ajaran digunakan untuk membangun harga diri dan pelatihan mutu.
    7. Para siswa memberikan penilaian tentang waktu pelajaran 7 periode setiap hari, apa tidak lebih efektif dibagi empat periode?
    8. Karena siswa merupakan pelanggan, sekolah berupaya menyediakan apa yang mereka inginkan.
    9. Guru merumuskan kembali gaya pengajaran mereka, berubah dari tutor menjadi fasilitator.
    10. Semua siswa menentukan sendiri peningkatan hasil yang ingin dicapai, misalnya dari 50 ke 70.
    11. Semua siswa mendapatkan jatah waktu sekitar 90 menit perminggu untuk program peningkatan mutu dan pemecahan masalah.
    12. Kurikulum terus menerus diubah
    13. Setiap guru memiliki komputer sendiri, kalau tidak disediakan dana untuk pergi ke rental minimal seminggu sekali.
    14. Setiap siswa memiliki buku pengangan yang berisi; untuk mencatat PR, membuat rencana mingguan, mengelola waktu, dan mencatat kemajuan mereka.

Dalam metode lama, sekolah dijalankan terpisah dari dunia nyata Pat Nolan

  1. 14 Prinsip TQM Deming yang dimodivikasi murid SMU Edgecumbe Alasaka AS untuk dunia pendidikan:
    1. Pertahankan sasaran menuju kemajuan murid dan perbaikan layanan secara berkelanjutan, dengan tujuan agar murid mencapai kualitas terbaik dalam mengembangkan segala bentuk proses (aktivitas) dan menduduki posisi penting di tengah-tengah masyarakat.
    2. Terapkan filosofi terbaru; managemen pendidikan bangkit menghadapi berbagai tantangan, memiliki tanggung jawab dan pemimpin arus perubahan.
    3. Berusaha keras untuk menghilangkan sistem pringkat atau rengking dan efek berbahaya dari penggolongan-penggolongan manusia.
    4. Hentikan ketergantungan pada ujian untuk mencapai kualitas
    5. Bekerja sama dengan institusi pendidikan tempat murid berasal untuk membantu yang bersangkutan memasuki sistem sekolah anda.
    6. Kembangkan terus menerus sistem pelibatan murid dan sistem pelayanan
    7. Lakukan pendidikan dan pelatihan kerja bagi murid, guru, staf dan admistratur.
    8. Bangun kepemimpinan yang baik guna menolong orang-orang dalam memanfaatkan mesin, peralatan dan kerja untuk menghasilkan yang lebih baik
    9. Hilangkan rasa takut, sehingga setiap orang bekerja secara efektif.
    10. Runtuhkan rintangan antar departemen, guru, murid dan staf, seluruhnya harus bekerja sebagai sebuah tim.
    11. Hilangkan slogan, tuntutan dan target, untuk guru dan murid sehingga mencapai kinerja dan prduktivitas tinggi.
    12. Hilangkan target bagi guru dan murid yang akan menjadi beban, biarkan mereka melakukan yang terbaik seperti yang diinginkan.
    13. Hilangkan kendala-kendala yang bisa meruntuhkan semangat dan mengganggu kreativitas kerja.
    14. Selenggarakan program pendidikan dan pengembangan diri yang bermutu bagi semua orang
    15. Libatkan semua orang di sekolah dalam upaya melakukan transformasi (perubahan)
  2. Studi terpadu dengan dunia sebagai ruang kelas:
    1. Menyusun pelajaran yang integral atau terpadu menyangkut seluruh mata pelajaran, sehingga siswa memiliki pemahaman tentang manfaat pelajaran yang dipelajari dalam kehidupan nyata. Selama ini pelajaran diajarkan terpisah seakan-akan tidak ada kaitan.
    2. Tiga kunci dalam belajar terpadu; pertama kegiatan di luar kelas yang menarik, memadukan riset dan eksplorasi, kedua penggunaan komputer oleh murid sebagai sarana memproses informasi dan analisis, ketiga mata pelajaran Sejarah,georgrafi, ilmu alam, matematika, ekonomi, menulis, komputer dan mata pelajaran lain disatu padukan, tidak diajarkan secara terpisah.
    3. Menjadikan setiap siswa memiliki keterampilan khusus yang bisa dikembangkan sebagai pekerjaan sewaktu mereka menyelesaikan sekolahnya.
    4. Menyeimbangkan pelajaran di dalam kelas dengan pelajaran di luar kelas; studi tentang gunung, kebun binatang, studi ke perpustakaan, dan bentuk studi lapangan lain.
  3. Memanfaatkan teknik belajar kelompok:
    1. Ketimbang mengerjakan tugas sendiri dengan bersaing sesama teman, lebih baik belajar kelompok, mereka bisa belajar bekerja sama sebagai sebuah tim
    2. Lihat dulu gambar utuh, baru melihat potongan-potongannya. Seorang guru menjelaskan tentang gambaran menyeluruh dari pelajaran yang ingin diajarkan dan secara singkat tentang potongan-potongan dari pelajaran, lalu guru mengajak murid untuk menyusun potongan-potongan itu kembali menjadi gambaran menyeluruh seperti yang dijelaskan guru pertama kali.
    3. Kalau diperlukan, mengurangi pelajran yang bersifat tutorial diganti pelajaran praktek atau kerja lapangan.
  4. Memanfaatkan teknik Super Camp* secara efektif.
    1. Rahasia Super Camp adalah kurikulum akademis belajar untuk belajar (learn to learn) dan kurikulum keterampilan dan pengembangan pribadi.
    2. Pemanfaatan program 10 hari dimanfaatkan secara efektif, diisi dengan program;
  • hari 1: kedatangan, pembuatan tenda, perkenalan, pembentukan tim dan keamanan
  • hari 2; hari meori (membangun kepercayaan diri, saling percaya dan keyakinan bahwa belajar itu menyenangkan) dengan beragam aktivitas, senam pagi sampai teknik pemetaan pikiran.
  • Hari 3: hari komunikasi, meliputi berbagai keterampilan komunikasi dengan tujuan belajar untuk belajar.
  • Hari 4: hari akademis meliputi teknik belajar cepat, menyusun strategi akademis, merangsang kreativitas, menulis, dan mengenal berbagai metode belajar
  • Hari 5: kursus “tali”, untuk memberi kesempatan pada kaum muda melakukan terobosan sendiri, memperluas batas kemampuan diri, bekerja dalam tim untuk menyelesaikan berbagai masalah dan menggalang dukungan.
  • Hari 6 dab ke 8 merupakan lanjutan hari akademis
  • Hari 7: hari persahabatan; mengelola hubungan dengan diri sendiri, teman dan guru atau orang lain.
  • Hari 10; evaluasi dan pelantikan lulusan
  1. Mengapa Super Camp sukses? Super Camp sukses karena tiga alasan: pertama kami menciptakan lingkungan yang memungkinkan proses belajar berlangsung secara maksimum –dengan membangun hubungan antar peserta dan mengembangkan rasa kepercayaan diri, kedua kami belajar dalam berbagai gaya belajar sehingga segala jenis pelajar dapat memahami materi yang diberikan, ketiga kami mengajari mereka keterampilan yang dibutuhkan untuk mempelajari materi apa saja dan bukan hanya materi tertentu Bobbi DePorter.

Perincian kegiatan dalam satu hari ialah; kedatangan peserta disambut dengan musik rock yang sesuai selera anak muda, puisi berjudul Sayap untuk Terbang dibacakan, menggunakan metode AMBAK (apa manfaatnya bagiku?) untuk menangkap agenda rahasia murid, Poster-poster tentang sasaran ditempelkan di pohon atau di dinding agar alam bawah sadar menangkap, menggambarkan apa yang ingin mereka rasakan di petang hari ketika kelas telah usai, masa istirahat digunakan untuk menuliskan pengalaman pada hari itu kalau kesulitan dibantu kecerdasan berganda, masakan dibuat variatif agar tulisan yang ditulis murid tidak kaku, menjelang makan siang acara menulis kreatif menjadi pekerjaan yang menyenangkan –para guru mendapatkan umpan balik dari murid, dilanjutkan dengan ulasan singkat, sesudah makan siang mereka menyibukkan diri menyelesaikan tugas, sore hari digunakan untuk istirahat sambil mendengarkan cerita –untuk hari selanjutnya lakon dimainkan murid perkelompok-, menjelang petang guru menceritakan pengalaman masa kecil yang tak terlupakan –selanjutnya murid perorang yang bercerita-, sesudah shalat magrib menulis kreatif kembali tentang persoalan yang disenangi murid, sesudah makan malam diisi kegiatan situasional misalnya ada keluarga murid yang meninggal diisi dengan tahlilan, lalu waktu saling bercerita antar teman guru hanya mengawasi, pukul 8 malam waktunya membaca puisi-puisi pilihan, pukul 8.45 menjelang tidur diadakan bagi cerita kembali, pukul 9 evaluasi kegiatan guru secara tertulis secara singkat, dan 9.30 malam waktunya tidur.

Puisi untuk mengawali Super Camp:

Sayap Untuk Terbang

Renungi kehidupan manusia

Apa yang mereka kerjakan

Dari mana mereka

Behentilah sejenak untuk bertanya

Mengapa ada orang berjalan

Yang lain terbang

Ada orang bergelimang harta

Menjalani hidup dan jadual hari-harinya

Jalan tak menanjak, juga tak turun

Tetapi mengapa mereka berputar-putar

Harapan tinggal harapan bagi yang setengah hati

Bergerak maju bagi yang berkeras hati

Mengelak kematian, semuanya mati

Sekali lagi aku bertanya

Mengapa orang berjalan

Yang lain terbang

Steven E. Garner

 

Kartu Raport Super Camp terhadap 6042 siswa berusia 12-22 tahun

68% motivasi meningkat, 73% nilai meningkat, 81% menjadi lebih percaya diri

84% menjadi lebih bangga diri, 96% memiliki sikap positif (khususnya pada Super Camp)

dan 98% terus menggunakan ketrampilan yang dimiliki,

Disertasi Doktor Jeannette Vos

 

12 Langkah Menuju Sekolah Unggulan Masa Depan:

 

  1. Rencanakan sekolah sebagai pusat sumber daya masyarakat sepanjang hidup, dengan menanamkan prinsip long live education atau belajar seumur hidup.
  2. Tanyailah pelanggan anda; murid dan orang tuanya, apa yang mereka inginkan dari sekolah dan apa yang mereka raih.
  3. Jamin kepuasan dan keberhasilan pelanggan. Murid yang ketinggalan diberi bimbingan khusus
  4. Layani semua ragam kecerdasan dan semua gaya belajar
  5. Gunakan metode mengajar, studi dan pembelajaran terbaik di dunia, contohnya metode TQM, metode Super Camp dan metode lainnya.
  6. Berinventasi pada sumber daya utama anda; guru sebagai fasilitator bukan tutor
  7. Jadikan semua orang guru sekaligus murid
  8. Rencanakan kurikulum yang meliputi empat bagian;
  1. Kurikulum perkembangan pribadi; rasa bangga diri dan pembentukan kepercayaan diri
  2. Kurikulum keterampilan hidup; pemecahan masalah hidup dan manajemen pribadi
  3. Kurikulum belajar untuk belajar dan belajar untuk berpikir atau bertindak; belajar bisa dilakukan secara menyenangkan sepanjang hidup.
  4. Kurikulum isi; seperti yang ada sekarang, umumnya tentang tema-tema tertentu
  1. Ubah sistem penilaian lama yang hanya melayani dua ragam kecerdasan tidak semua, menjadi penilaian yang melayani semua ragam kecerdasan yakni ujian tulis hanya sebagian dari penilaian, ada penilain kontinu tentang perkembangan murid minimal seminggu sekali, guru dan murid sama sama melakukan penilaian, menilai prilaku mereka untuk diperbaiki, dan belajar dari kesalahan yang dilakukan, penilaian dikaitkan dengan kemampuan murid dalam mempraktekkan yang diajarkan. Juga meliputi 50% penilaian diri, 30% penilaian teman dan 20% penilaian guru.
  2. Gunakan teknologi masa depan, laboratorium komputer, minimal perentalan komputer dan internet untuk guru dan staf ahli.
  3. Manfaatkan seluruh anggota masyarakat sebagai sumber daya
  4. Beri setiap orang hak untuk memilih, termasuk murid.

Setiap orang mengajar satu orang

Marian Diamon

Kita berapi-api tentang keinginan memiliki sekolah unggul, tetapi pada prakteknya merasa puas dengan kualitas yang sedang-sedang saja

David Gardner

Orang-orang di mana saja akan mampu mengikuti kursus terbaik yang dipandu oleh guru terbaik

Bill Gates, orang terkaya di dunia 5 tahun berturut-turut.

Orang-orang akan melampaui target yang mereka buat sendiri

Gordon Dryden

Empat Mitos belajar yang keliru: sekolah adalah tempat terbaik untuk belajar, kecerdasan bersifat tetap, pembelajaran mengahasilkan pembelajaran, dan kita semua belajar dengan gaya yang sama.

Jeannete Vos

 

* Pembacaan kreatif dari Buku Learning Revolution, karya Gordon Dryden & Jeannete Vos

* Mengadakan sebuah kegiatan bersama selama 10 hari di suatu tempat yang ditentukan, dengan mengadakan berbagai kegiatan yang bermacam-macam, dengan tujuan meningkatkan kepercayaan diri murid, meningkatkan kualitas, memanfaatkan teknik belajar cepat, menimbulkan kebanggaan dan murid memahami apa yang dilakukan dalam rangka mengembang dirinya.

Untuk membiayai kuliah online gratis, saya sambil berdagang; kerudung dan melayani Pelatihan Belajar Otodidak

 

 

 

 

 

One response to “PETUNJUK TERBARU DALAM MENGIKUTI KOG

  1. Mulyadi Bahir

    Juni 23, 2011 at 4:19 pm

    Terimakasih atas artikelnya, smg Allah membalas kebaikanmu didunia dan di akhirat amin…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: